Rasa enak cokelat dan disukai banyak orang ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah. Ilmuwan berhasil menemukan apa yang membuat cokelat terasa enak.
? Dari anak-anak hingga orang dewasa, banyak yang suka dengan cokelat karena rasanya yang manis dan enak.Seperti dikutip dari, Jumat , para ilmuwan berhasil memecahkan kode proses fisik yang terjadi di mulut, ketika sepotong cokelat dimakan.
Peneliti menjelaskan bahwa saat cokelat berada di dalam mulut, sensasi yang dikeluarkan cokelat ini muncul dari cara cokelat dilumasi, baik dari bahan di dalam cokelat itu sendiri atau dari air liur, maupun kombinasi keduanya. Profesor Koloid dan Permukaan di School of Food Science and Nutrition di Leeds, Anwesha Sarkar mengatakan bahwa ilmu pelumasan memberikan wawasan mekanistik tentang bagaimana makanan benar-benar terasa di dalam mulut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Apa yang Membuat Bom Hidrogen Lebih Mematikan dari Bom Atom?Bom atom yang menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki sudah sangat mematikan. Namun, kekuatan bom hidrogen jauh lebih mematikan.
Baca lebih lajut »
Jokowi Disebut Bukan Apa-apa Tanpa PDIP, Begini Respons NasDem - Tribunnews.comNasDem respons Megawati Soekarnoputri soal Jokowi tidak akan menjadi apa-apa tanpa dukungan dari partainya, PDIP.
Baca lebih lajut »
Wapres Amin: Ada Apa-apa, Istana Selalu Dituding, Padahal Tidak BenarPihak Istana membantah adanya penyimpangan dalam verifikasi partai politik peserta Pemilu 2024. Polhuk AdadiKompas
Baca lebih lajut »
3 Makanan yang Harus Dihindari Saat Sakit TenggorokanRasa sakit, gatal, dan iritasi yang menandakan sakit tenggorokan dapat membuat Anda merasa sangat menderita
Baca lebih lajut »
Iran Ancam Media 'Charlie Hebdo' Karena Hina Khamenei, Malah Balik DitantangMedia Prancis, Charlie Hebdo kembali membuat ulang dengan membuat karikatur yang menghina pemimpin Iran, Ali Khamenei.
Baca lebih lajut »
Kabar Gembira, Lapisan Ozon Bumi Sedang MembaikKabar gembira! Lubang di lapisan ozon berkurang berkat upaya kerja sama secara global selama puluhan tahun untuk memperbaikinya.
Baca lebih lajut »