Apa Motif Ayah Pembunuh Dua Anak yang Sembunyi di Atas Pohon Kelapa Itu? Kapolres Bilang Begini

Indonesia Berita Berita

Apa Motif Ayah Pembunuh Dua Anak yang Sembunyi di Atas Pohon Kelapa Itu? Kapolres Bilang Begini
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jpnncom
  • ⏱ Reading Time:
  • 24 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 59%

Kapolres Flores Timur I Gustu Putu Suka Arsa menceritakan usai pelaku membunuh kedua naknya, pelaku tak langsung menyerahkan diri, tetapi malah kabur dan bersembunyi di atas pohon kelapa agar tak ditangkap polisi. pembunuhansadis

jpnn.com, KUPANG - Polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan sadis yang dilakukan Andreas Pati Jumat, 25, terhadap dua anak kandungnya yang masih balita. “Kami masih mendalami motif pelaku tega menghabisi nyawa kedua anaknya itu,” ujar Kapolres Flores Timur I Gustu Putu Suka Arsa pada Kamis . Kapolres mengatakan peristiwa mengenaskan itu sempat bikin heboh warga setempat, Desa Balaweling Niten, Kecamatan Witihama Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur .

Pelaku sudah kami amankan dan langsung ditahan," katanya. Ia mengatakan bahwa walaupun sudah ditahan, polisi masih belum mengungkap motif di balik pembunuhan itu, karena memang masih dalam pemeriksaan. Kapolres menceritakan bahwa usai pelaku melakukan aksinya, pelaku tak langsung menyerahkan diri, tetapi malah kabur dan bersembunyi di atas pohon kelapa agar tak ditangkap oleh polisi.Baca Juga: "Kami cukup kewalahan untuk menangkap pelaku.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jpnncom /  🏆 25. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh AjaGerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh AjaWali Kota Salatiga Yuliyanto membuat Gerakan Sehari Tanpa Nasi (GSTN) untuk memperkuat daya tahan tubuh masyarakat selama pandemi Covid-19. / Regional
Baca lebih lajut »

Bisnis Perikanan Tangkap Dihantam Corona, Pemerintah Harus Apa?Bisnis Perikanan Tangkap Dihantam Corona, Pemerintah Harus Apa?Bisnis di sektor kelautan dan perikanan diharapkan meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi nasional, khususnya dari sektor perikanan tangkap.
Baca lebih lajut »

Apa Efek 'Work From Home' Berkepanjangan Bagi Kesehatan?Apa Efek 'Work From Home' Berkepanjangan Bagi Kesehatan?Sekilas WFH tampak lebih menguntungkan, termasuk dari sisi kesehatan. Misalnya, ada lebih banyak waktu untuk berolahraga dan jam tidur lebih teratur.\n
Baca lebih lajut »

Waketum PAN: Apa Perlu Presiden Marah Ketiga Kali Baru Ada Reshuffle?Waketum PAN: Apa Perlu Presiden Marah Ketiga Kali Baru Ada Reshuffle?Yandri mengatakan, Presiden Jokowi dapat mengevaluasi kinerja para menteri, bahkan mengganti atau melakukan reshuffle kabinet bila dibutuhkan.
Baca lebih lajut »

Apa Benar China Kirim Tawon Pembunuh ke Amerika?Apa Benar China Kirim Tawon Pembunuh ke Amerika?Tawon raksasa Asia yang kadang dijuluki tawon pembunuh karena keganasannya untuk pertama kalinya sampai di Amerika Serikat. Dari negara manakah asal tawon pembunuh itu? Tawon TawonPembunuh via detikinet
Baca lebih lajut »

Sandi Uno Bertemu KSAD Jenderal Andika Perkasa, Bahas Apa Ya?Sandi Uno Bertemu KSAD Jenderal Andika Perkasa, Bahas Apa Ya?Pengusaha yang juga politikus Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-06 23:35:16