Anies Baswedan meminta pengelolaan tempat ibadah dilakukan dengan baik agar tidak jadi lokasi penyebaran virus Corona. AniesBaswedan
jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, tempat ibadah di Ibu Kota memiliki risiko tinggi sebagai lokasi untuk penularan infeksi virus Corona jika tidak dikelola dengan baik dan disiplin. "Tempat berkumpulnya orang menjadi salah satu tempat berisiko bagi penyebaran wabah.
Baca Juga: Hal itu akan menentukan apakah Jakarta bisa kembali berkegiatan secara aman, sehat dan produktif, atau harus kembali kepada pengetatan segala kegiatan umum. "Oleh karena itu, kami serukan kepada saudara-saudara semua untuk memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan di rumah ibadah dengan sangat serius," tulis Anies. Ada lima prinsip utama yang tertuang dalam seruan gubernur tersebut, yakni:2. Selalu memakai masker dengan benar setiap saat.5.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anies Baswedan: Tempat Bermain Anak hingga Bioskop di Mal Belum Bisa BeroperasiAnies Baswedan menyatakan tidak semua kegiatan di mal atau pusat perbelanjaan akan beroperasi mulai 15 Juni mendatang.
Baca lebih lajut »
Anies: Tempat Ibadah Berisiko Tinggi Penularan Covid-19 |Republika OnlineTempat berkumpulnya orang menjadi salah satu tempat berisiko bagi penyebaran wabah.
Baca lebih lajut »
Anies Jelaskan Alasan Kasus Corona di DKI MelonjakGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan kasus virus corona di ibu kota kembali melonjak di masa penerapan PSBB transisi.
Baca lebih lajut »
Anies sebut 153 pasar tradisional berlakukan ganjil-genapAnies Baswedan menjelaskan pemberlakuan sistem itu sebagai upaya membatasi jumlah pedagang serta interaksi dengan para pembeli. Sistem itu bekerja sesuai dengan nomor kios para pedagang.
Baca lebih lajut »