Vaksinasi menjadi salah satu upaya agar aktivitas keagamaan dapat kembali dilakukan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan, vaksinasi Covid-19 merupakan bentuk perlindungan tambahan selain pelaksanaan protokol kesehatan. Menurut Anies, vaksinasi juga menjadi salah satu upaya agar aktivitas keagamaan dapat kembali dilakukan.
Baca Juga Anies menjelaskan, meski telah menerima vaksinasi, seseorang masih bisa tertular virus corona. Namun, kata dia, tingkat fatalitas yang dialami lebih kecil dibandingkan dengan orang yang belum divaksinasi. "Ada yang alami fatalitas 0,033 persen kira-kira 30 per 100 ribu orang. Siapa itu? Itu adalah orang-orang yang memiliki gangguannya kesehatan komorbid yang berat. Tapi secara umum terlindungi dengan adanya vaksin, itu data Jakarta sejak Januari sampai Juli kemarin," jelas Anies.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anies Dorong Regenarasi untuk Jaga Patriotisme Anak Muda |Republika OnlineAnies mengatakan gerakan Pramuka harus jadi penjaga munculnya pribadi cinta Tanah Air
Baca lebih lajut »
'Vaksin Terbaik Adalah yang Tersedia, Segera Vaksinasi' |Republika OnlineMasyarakat akan lebih terlindungi dari kemungkinan dirawat jika terpapar Covid-19.
Baca lebih lajut »
Bobby Nasution Sebut Minimnya Persediaan Vaksin menjadi Kendala VaksinasiWali Kota Medan Bobby Nasution menyatakan bahwa minimnya persediaan vaksin yang masuk ke Medan, menjadi kendala program vaksinasi. Saat ini, stok vaksin Medan tinggal 20 ribuan. BobbyNasution
Baca lebih lajut »
Prasetio Edi Respons Wacana Interpelasi Anies soal Formula EKetua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menyatakan jika hak interpelasi Formula E jadi digulirkan, pihaknya bakal menanyai Anies Baswedan soal kelebihan bayar.
Baca lebih lajut »