Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan sampaikan soal solid antara partai pengusungnya.
Menurut Anies isu solid tak perlu dibahas karena koalisi perubahan untuk persatuan memang sudah solid. [FULL] Hasil Pertemuan Anies dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf: Dapat Energi Baru
“Solid atau tidak itu sudah lewat. Kita memang sudah solid. Kalau bicara tidak solid yang mempersepsikan di luar. Kalau di dalam sudah solid. Karena kita solid makanya tidak perlu banyak bicara,” jelas Anies usai ketemu Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Salim Segaf Al Jufri di Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu .
Lebih lanjut Anies sampaikan KPP atau koalisi perubahan untuk persatuan siap menyongsong fase berikutnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Diduetkan dengan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan: Kita Punya Rasa Kepemilikan yang SamaBakal calon presiden Anies Baswedan menanggapi perihal wacana dirinya diduetkan dengan Ganjar Pranowo untuk Pemilu 2024. Dia mengaku tak ada diskusi khusus dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) mengenai hal itu.
Baca lebih lajut »
Lakukan Pertemuan Malam-malam, Anies Baswedan Akui Banyak Terima Masukan dari SBY: Kita Merasa Punya BekalMasukan yang dimaksud yakni berdasarkan pengalaman SBY memenangkan Pilpres dua kali pada Pemilu 2004 dan 2009.
Baca lebih lajut »
Anies Baswedan Ngaku Tidak Anti Kritik: Jangan Dipandang Sebagai KriminalBakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan mengaku dirinya tidak takut dikritik.
Baca lebih lajut »
Puan Maharani ke Kader PDIP: Banyak yang Ingin Kita Pecah, Ingin Lihat Kita LemahKetua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani mengatakan banyak tantangan yang harus dihadapi partainya jelang Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Termasuk upaya melemahkan mereka
Baca lebih lajut »
Anies: Negara Tak Dirancang untuk Berdagang dengan RakyatnyaBakal calon presiden Anies Baswedan mengatakan negara akan rusak jika memposisikan rakyat sebagai konsumen.
Baca lebih lajut »