Anggota DPRD Wajo Zainuddin angkat bicara soal kasus anaknya menganiaya jukir. Zainuddin menyerahkan kasus tersebut ke kepolisian untuk mengusutnya. Via: detik_sulsel
, Sulawesi Selatan Zainuddin Ambo Saro angkat bicara soal heboh kasus anaknya, Aan Saputra Wijaya menganiaya juru parkir bernama Suwardi. Zainuddin menyerahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian untuk mengusutnya.
Zainuddin menjelaskan anaknya sebenarnya memiliki karakter sabar. Namun kali ini dia lepas kontrol akibat teriakan sang jukir. "Saya akan kooperatif dengan pemeriksaan polisi. Saya siap bertanggungjawab. Saya juga siap berdamai dengan beliau ," kata Aan Saputra Wijaya kepada detikSulsel, Selasa . Sebelumnya diberitakan, penganiayaan yang terjadi di Jalan Andi Paggaru, Teddaopu, Kecamatan Tempe, Senin itu terekam CCTV hingga viral. Baik Aan dan Suwardi masing-masing telah memberikan penjelasan terkait insiden itu.Dalam video beredar, tampak tukang parkir Suwardi mengenakan topi sedang berada di belakang sebuah mobil. Sedangkan anak anggota DPRD Wajo itu menghampiri tukang parkir.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anak Anggota DPRD Wajo Diduga Aniaya Tukang Parkir, Polisi SelidikiViral di media sosial anak anggota DPRD Wajo menganiaya tukang parkir. Polisi yang menerima laporan penganiayaan itu turun tangan menyelidiki. Via: detik_sulsel
Baca lebih lajut »
Bela Anak Anggota DPRD Wajo Aniaya Tukang Parkir, Pegawai Dishub DinonjobkanPegawai Dishub Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) Muh Yunus yang membela anak anggota DPRD Wajo saat menganiaya tukang parkir dinonjobkan. Via: detik_sulsel
Baca lebih lajut »
Tukang Parkir Dianiaya Anak Anggota DPRD Wajo, Begini Kesaksian KorbanKorban diketahui bernama Suwardi. Dia disebut sudah menjalani visum di RS Hikmah Sengkang.
Baca lebih lajut »
Tendang Juru Parkir, Anak Anggota DPRD Wajo Dilapor ke Polisi | merdeka.comKepala Kepolisian Resor Wajo, Ajun Komisaris Besar Fatur Rochman membenarkan jika video tersebut berada di wilayah hukumnya. Dia menyebut pihak korban penganiayaan pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Wajo.
Baca lebih lajut »