Penjualan tiket formula E dinilai tidak tepat karena sirkuit belum rampung
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengkritik rencana penjualan tiket Formula E Jakarta pada Maret 2022 karena dinilai tidak tepat mengingat sirkuit yang belum rampung.
"Sebaiknya direksi Jakpro dan panitia bersikap profesional dan proporsional. Pembagian kerja porsi masing-masing seharusnya jelas, termasuk bentuk kontrak kerja antara Jakpro dan panitia," ucap politikus PDI Perjuangan itu. Sebelumnya, BUMD DKI Jakarta PT Jakarta Propertindo selaku salah satu penyelenggara Formula E Jakarta mengatakan tiket ajang balap mobil listrik itu rencananya akan mulai dijual pada Maret 2022.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
DPRD DKI kritik rencana penjualan tiket Formula EAnggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengkritik rencana penjualan tiket Formula E Jakarta pada Maret 2022 karena dinilai tidak tepat mengingat sirkuit ...
Baca lebih lajut »
PDIP: Penjualan Tiket Formula E pada Maret 2022 Tak Rasional | Jakarta Bisnis.comAnggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai penjualan tiket Formula E pada Maret 2022 tidak rasional.
Baca lebih lajut »
Anggota Dewan: Ketua DPRD DKI Berikan Informasi tidak Benar Soal Formula E |Republika OnlineAnggota fraksi PAN menyesalkan ketua DPRD DKI berbicara sesuatu yang tidak berdasar.
Baca lebih lajut »
Sirkuit Belum Jadi, Tiket Formula E Mulai Dijual Maret 2022 | Jakarta Bisnis.comTarget penjualan tiket Formula E mundur dari Februari 2022 menjadi Maret 2022.
Baca lebih lajut »
PAN Sebut Comitment Fee Formula E Tidak Bermasalah: Dianggap Ijon BerlebihanKetua DPRD Prasetio Edi Marsudi mengatakan dana commitment fee balap mobil listrik Formula E masuk APBD setelah dibayarkan Pemprov DKI Jakarta.
Baca lebih lajut »
Dirut Jakpro: Tiket Formula E Dijual Maret |Republika OnlineWidi Amanasto mengatakan pembangunan sirkuit Formula E di Ancol sesuai progres.
Baca lebih lajut »