Anggota DPR Sebut Pemerintah Panik karena Tak Buat Strategi Darurat saat Insiden Muzdalifah - Jawa Pos

Indonesia Berita Berita

Anggota DPR Sebut Pemerintah Panik karena Tak Buat Strategi Darurat saat Insiden Muzdalifah - Jawa Pos
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 51%

Anggota DPR Sebut Pemerintah Panik karena Tak Buat Strategi Darurat saat Insiden Muzdalifah

sempat mengumpulkan bantuan makanan, tetapi kami tidak memiliki akses kesana, yang ada justru akan menimbulkan penumpukan,” terang Maman.

Selanjutnya, kata Maman, untuk Lansia harus tetap mendapatkan porsi, yang terpenting adalah tagline ramah lansia itu tidak hanya milik Kemenag, tetapi dikomunikasikan dengan pihak Arab Saudinya. Jangan-jangan mereka tida mempersiapkan itu, mereka menganggap semua Jemaah haji sama saja. ’’Jadi ramah lansia itu harus diingatkan juga kepada pemerintah Arab Saudi, bahwa anda harus menyiapkan banyak pusat-pusat kesehatan, posko-posko kedaruratan dan mempersiapkan yang terbaik untuk para Lansia. Termasuk juga, misalnya strategi lansia itu datang terakhir lalu pulang lebih dulu. Jadi tagline ramah lansia itu bukan hanya dikemukakan oleh Indonesia, karena ketika mereka di Armuzna hampir tangan pemerintah Indonesia itu gak sampai ke sana.

Nah kemudian, lanjut Maman, di masa depan, fasilitas itu harus betul -betul dipersiapkan sesuai dengan jemaah Indonesia. Seberapa banyak lansia yang ada, sebegitu pula lansia itu harus mendapatkan pelayanan yang terbaik, dari mulai tenda dan sebagainya. Poin ketiganya soal petugas.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jawapos /  🏆 35. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Survei Indikator: DPR dan Parpol Paling Tidak Dipercaya Publik |Republika OnlineSurvei Indikator: DPR dan Parpol Paling Tidak Dipercaya Publik |Republika OnlineSurvei Indikator sebut DPR dan partai menjadi dua terendah dalam kepercayaan publik.
Baca lebih lajut »

Mahfud Bilang Ada Aspek Pidana di Ponpes Al Zaytun, Anggota DPR Desak Penegak Hukum Bergerak CepatMahfud Bilang Ada Aspek Pidana di Ponpes Al Zaytun, Anggota DPR Desak Penegak Hukum Bergerak CepatYandri juga menilai Ponpes Al Zaytun berbahaya bagi kehidupan masyarakat. Ia bahkan meminta agar ditutup saja.
Baca lebih lajut »

Anggota DPR: Masyarik diminta sampaikan maaf soal layanan haji tergangguAnggota DPR: Masyarik diminta sampaikan maaf soal layanan haji tergangguKetua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi meminta masyarik atau pihak penyedia layanan haji bagi jamaah asal Indonesia menyampaikan permintaan maaf mengenai ...
Baca lebih lajut »

Siasat ASN-Staf Anggota DPR Minta Fee Proyek Irigasi yang Belum DikerjakanSiasat ASN-Staf Anggota DPR Minta Fee Proyek Irigasi yang Belum DikerjakanDua orang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait fee proyek irigasi Rp 300 juta. Keduanya sudah minta jatah, padahal proyek belum dikerjakan.
Baca lebih lajut »

Anggota DPR: Keluhan Jemaah Haji Banyak Sekali, Kemenag Harus Protes KerasAnggota DPR: Keluhan Jemaah Haji Banyak Sekali, Kemenag Harus Protes KerasDia menduga Masyariq tidak profesional dalam memberikan pelayanan, sehingga perlu diprotes keras.
Baca lebih lajut »

Anggota DPR usulkan integrasi pengawas lembaga penegak hukumAnggota DPR usulkan integrasi pengawas lembaga penegak hukumAnggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengusulkan penyatuan pengawas lembaga penegak hukum, seperti Polri, Kejaksaan Agung, hingga peradilan di bawah satu ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 08:03:18