Anggota Komisi VII DPR sebut pencopotan Kepala BRIN jadi langkah penyelematan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi VII DPR RI dari PKB, Syaikhul Islam Ali, mendukung rekomendasi pencopotan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional , Laksana Tri Handoko. Pencopotan dan penggantian dinilai akan mampu menyelamatkan BRIN.
Setelah rapat kerja bersama Kepala BRIN, Komisi VII DPR RI sendiri memberikan dua rekomendasi. Meliputi pencopotan Laksana Tri Handoko dan mengundang Badan Pemeriksa Keuangan melakukan audit khusus terhadap anggaran BRIN 2022. Menurut Syaikhul, program konsolidasi BRIN merupakan masalah krusial dan tidak mudah dilakukan. Karenanya, peran Kepala BRIN sebagai pemimpin penting untuk memastikan proses konsolidasi kelembagaan berjalan lembut dan bisa diterima.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ini Alasan BRIN Pasuruan Tutup Menurut Kepala BRIN |Republika OnlineBRIN yang sebelumnya Lapan Pasuruan tutup setelah 35 tahun beroperasi.
Baca lebih lajut »
Komisi VII DPR Desak Pencopotan, Kepala BRIN Respons BeginiKomisi VII DPR RI mendesak pemerintah mengganti Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko. Bagaimana respons Handoko?
Baca lebih lajut »
Panasnya Rapat Komisi VII DPR Berujung Rekomendasi Copot Kepala BRINKomisi VII DPR merekomendasikan pemerintah untuk mengganti Kepala BRIN. Rapat yang membidangi inovasi dan riset ini pun berjalan dengan panas.
Baca lebih lajut »
Rekam Jejak Laksana Tri Handoko, Fisikawan yang Didesak DPR Mundur dari Kepala BRINNama Kepala BRIN Laksana Tri Handoko tengah menjadi sorotan. Belakangan ini, ia diminta mundur oleh Komisi VII DPR RI dari jabatan Kepala BRIN.
Baca lebih lajut »
Anggota Komisi VII DPR RI: Perlu Ada Upaya Cepat Selamatkan BRINAnggota Komisi VII yakin pencopotan kepala akan jadi pintuk masuk penyelamatan BRIN
Baca lebih lajut »
BRIN Pasuruan Pamit karena Bubar |Republika OnlineSebelumnya, Komisi VII DPR merekomendasikan Kepala BRIN diganti.
Baca lebih lajut »