Indonesia sudah berkomitmen mengatasi ancaman pemanasan global.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Legislator dari kalangan milenial, anggota DPR-RI Dyah Roro Esti Widya Putri menjadi pembicara dalam forum pemanasan global di Pacific Energy Summit 2019, Tokyo, Jepang, Kamis . Dalam forum internasional tersebut, perempuan yang disapa Esti ini menjadi pembicara pada panel bersama Mark Thurber dari Stanford University, Courtney Weatherby dari Stimson Center, dan Se Hyun Ahn dari University of Seoul.
Baca Juga "Implementasi Perjanjian Paris 2015 soal pemanasan global harus dilaksanakan secara konsisten. Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif menandatangani Perjanjian Paris, saat ini sudah menunjukkan komitmennya secara serius. Ini sinyal yang baik untuk ke depannya," papar Anggota DPR RI periode 2019-2024 yang baru saja dilantik 1 Oktober lalu.
Ia mengatakan ancaman pemanasan global saat ini adalah nyata dan sudah saatnya seluruh pemangku kepentingan bergerak untuk melakukan tindakan positif untuk mengurangi emisi karbon dari sektor kehutanan yang LULUCF punya kontribusi besar serta sektor energi. Indonesia secara konsisten dan berkelanjutan terlibat aktif bersama 189 negara lainnya dalam perubahan iklim yang mendorong upaya penurunan emisi global. Sektor kehutanan ditargetkan 17,2 persen dari 29 persen yang akan dicapai melalui pengurangan deforestasi dari 0,9 juta hektare per tahun pada 2010 menjadi 0,35 juta hektare per tahun pada 2030.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sikap Arteria Dahlan, Pengamat: Pelajaran Buat Anggota DPRPerseteruan antara Arteria dan Emil Salim dianggap bisa perburuk citra di DPR.
Baca lebih lajut »
Kasus Samin Tan, KPK Periksa Mantan Anggota DPR Eni Maulani SaragihJuru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Eni akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) di Kementerian ESDM - Nasional
Baca lebih lajut »
Ombudsman: Polisi Tak Gunakan Senjata Api Kawal Demo di DPROmbudsman mengklaim telah mengunjungi korban-korban luka yang dirawat di rumah sakit setelah mengikuti demonstrasi berujung kerusuhan di sekitar Gedung DPR.
Baca lebih lajut »
Akbar, Korban Demonstrasi di DPR Meninggal Saati Dirawat di RSPADSebelumnya Akbar sempat dikabarkan hilang seusai kerusuhan aksi di DPR pada Rabu (25/9). Belakangan ia ditemukan dalam kondisi luka-luka dan tak sadarkan diri.
Baca lebih lajut »