SMKN Jateng sendiri sebelumnya merupakan Balai Latihan Kerja (BLK) yang kemudian diubah menjadi sekolah kejuruan.
Sekolah tersebut memiliki sarana dan prasarana yang sudah lengkap seperti keberadaan ruang kelas, ruang praktek dan peralatan.
Pola Link and Match juga digunakan dalam bentuk kerjasama dengan banyak perusahaan. Kerja sama itu dianggap Boedi memungkinkan lulusan langsung terserap ke dunia kerja dan adanya fasilitas beasiswa untuk belajar ke luar negeri.“Saya kira, program yang dilakukan oleh Pak Ganjar Pranowo adalah satu langkah maju dalam dunia pendidikan. Tidak semua gubernur dapat memikirkan inisiasi seperti ini," kata Boedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis .
"Jangan sampai ketika ada perusahaan atau industri yang ingin melakukan usaha namun kebingungan mencari tenaga kerja yang sesuai. Akhirnya justru mengambil tenaker dari luar daerah," terangnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Presiden Jokowi Apresiasi Program SMKN Gratis di JatengPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi program sekolah gratis SMKN Jawa Tengah (Jateng).
Baca lebih lajut »
Fasilitasi Siswa Miskin, SMKN Jateng Diharapkan Bisa Diperluas ke Provinsi LainSMKN Jateng memfasilitasi anak-anak dari keluarga miskin untuk belajar secara gratis. Presiden Joko Widodo berharap, program itu diharapkan bisa dikembangkan dan diperluas ke daerah lain.
Baca lebih lajut »
Jokowi Mengagumi SMKN Jateng, Perintahkan Mendikbud Datang ke SemarangJokowi juga memuji pihak SMKN Jateng yang mampu membuat kerja sama dengan perusahaan guna penyerapan tenaga kerja.
Baca lebih lajut »
Dua pelajar SMKN Jateng bangga bisa bercerita di depan Presiden JokowiSebanyak dua pelajar SMK Negeri Jawa Tengah, Adelia dan Hilmi, mengaku bangga bisa bercerita langsung mengenai kehidupannya di hadapan Presiden Joko Widodo ...
Baca lebih lajut »
Momen Atikoh & Iriana Berbisik di Belakang Ganjar dan JokowiFoto itu diambil dalam kunjungan ke SMKN Jateng di Semarang.
Baca lebih lajut »