Anak Buah Erick Thohir Ungkap Status Pinjaman Rp8,3 Triliun ke China untuk Kereta Cepat Sindonews BukanBeritaBiasa .
"Jadi utang KCIC, konsorsium," ungkap Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat ditemui di Kementerian BUMN, Jumat .
"Nah nanti porsi yang kita butuhkan sekitar USD550 juta pinjamannya sedang kita ajukan ke CDB," ujar Tiko.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tambal Biaya Bengkak Kereta Cepat, RI Utang Lagi ke China Rp8,3 TriliunIndonesia akan membutuhkan dana sekitar US$550 juta atau Rp8,3 triliun untuk menambal biaya bengkak Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca lebih lajut »
Stafsus: Kereta cepat didukung 72 perjalanan kereta 'feeder' per hari'Frekuensi perjalanan kereta feeder untuk kereta Cepat Jakarta - Bandung dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Kota Bandung 72 perjalanan kereta per hari,' ujar Staf Khusus III BUMN Arya Sinulingga.
Baca lebih lajut »
Jokowi Buka Suara soal RI Utang Lagi ke China untuk Kereta CepatJokowi angkat bicara mengenai potensi penambahan utang Indonesia ke China untuk menambal biaya bengkak kereta cepat Jakarta-Bandung.
Baca lebih lajut »
RI Ngutang Lagi Rp 8 T ke China buat Kereta Cepat, Jokowi Buka SuaraPT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) bakal menambah utang kepada China Development Bank (CDB) untuk menambal sebagian bengkak biaya proyek kereta cepat.
Baca lebih lajut »
Cerita Tangan Besi, Darah & Tangis di Kereta Cepat ChinaIni cerita bagaimana China membangun kereta cepat di negaranya sendiri.
Baca lebih lajut »
Kenapa RI Mesti Utang Lagi Rp 8 T ke China buat Proyek Kereta Cepat?Kenapa PT KCIC harus menambah utang triliunan rupiah untuk menyelesaikan proyek kereta cepat?
Baca lebih lajut »