Amnesty Catat Terjadi 150 Serangan ke Aktivis HAM Selama 2022 TempoNasional
TEMPO.CO, Jakarta - Amnesty International Indonesia menyebut masih terjadi banyak serangan terhadap para pembela Hak Asasi Manusia di Indonesia. Lembaga tersebut mencatat terdapat 150 kasus serangan terhadap para aktivis HAM selama 2022.
Amnesty International Indonesia menilai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik masih digunakan sebagai alat pemukul untuk masyarakat yang berusaha mengekspresikan pendapatnya. Amnesty mencatat selama satu tahun kemarin, ada 46 orang yang dituntut dan diproses hukum dengan UU ITE.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kemenparekraf: |em|Fashion|/em| Muslim Indonesia Bisa Lebih Bersaing |Republika OnlineKemendag catat ekspor produk baju gaun Muslim 2022 capai 15 miliar dolar AS.
Baca lebih lajut »
4 Manfaat Puasa bagi Diabetes, Selain Tingkatkan Kekebalan Tubuh di Bulan RamadhanCatat 4 manfaat puasa bagi diabetes sehingga tak perlu takut melakukannya selama Ramadhan
Baca lebih lajut »
Rafael Alun Ikut Tax Amnesty, Bukti Hartanya Bersih & HalalRafael menjadi salah satu pegawai pajak yang memang ikut dalam program Tax Amnesty.
Baca lebih lajut »
Amnesty Internasional Indonesia Sebut Pemenjaraan Budi Pego Cederai Penegakkan Hukum |Republika OnlineAmnesty mendesak Budi segera dibebaskan tanpa syarat.
Baca lebih lajut »
Rafael Alun Bantah Data PPATK, Ngaku Ikut Tax Amnesty Tahun 2016Rafael Alun keberatan dengan tudingan pencucian uang. Dia menjelaskan asal-usul hartanya dan mengaku telah mengikuti tax amnesty.
Baca lebih lajut »