Amerika resmi mundur dari pakta rudal nuklir dengan Rusia, kemarin, setelah menganggap Moskow melanggar traktat itu dan...
- Amerika Serikat secara resmi mundur dari pakta rudal nuklir dengan Rusia, kemarin, setelah menganggap Moskow melanggar traktat itu dan tak berencana melaksanakannya. Presiden AS Donald Trump menyatakan AS akan berhenti mematuhi kesepakatan kontrol senjata 1987 yang disebut Traktat Kekuatan Nuklir Jarak Menengah .
Rusia menyangkal tuduhan itu. Menurut Rusia, jangkauan rudal yang dipasang itu tak termasuk dalam traktat. Moskow menuduh AS menciptakan alasan yang salah untuk keluar dari traktat yang memang ingin dihindari AS agar dapat mengembangkan rudal baru. Rusia juga menolak desakan AS untuk menghancurkan rudal baru, Novator 9M729 yang disebut sebagai SSC-8 oleh Organisasi Traktat Atlantik Utara .
Trump berupaya memperbaiki hubungan AS dengan Rusia setelah membeku selama masa pemerintahan Barack Obama. Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara melalui telepon pada Rabu mengenai kebakaran lahan Siberia dan perdagangan. Masalah kontrol senjata tidak dibahas dalam pembicaraan melalui telepon itu.
Dia mengangkat isu itu secara langsung dengan Putin dan Presiden China Xi Jinping, termasuk dalam konferensi tingkat tinggi G20 di Osaka, Jepang, pada Juni lalu. China bukan bagian dari pakta senjata nuklir antara AS dan Rusia. Belum jelas apakah Beijing akan tertarik terlibat dalam perundingan itu.
Sementara, NATO menyepakati cara untuk mencegah Rusia meluncurkan rudal jarak menengah baru yang mampu mencapai wilayah Eropa. Menurut NATO, responnya akan terukur dan hanya melibatkan persenjataan konvensional. “Rusia bertanggung jawab penuh atas matinya traktat itu,” papar pernyataan NATO.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Amerika Serikat Resmi Mundur dari Pakta Nuklir RusiaAmerika menuding Rusia melanggar pakta nuklir.
Baca lebih lajut »
AS Keluar dari Perjanjian INFAmerika Serikat, Jumat (2/8) keluar dari perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF) untuk mengembangkan sendiri hulu ledak nuklirnya yang baru, setelah Rusia menolak menghancurkan misil-misil bar
Baca lebih lajut »
Kemitraan strategis ASEAN-Rusia catat peningkatan nilai perdaganganKemitraan strategis antara ASEAN dan Rusia sebagai salah satu negara mitra wicara telah menunjukkan perkembangan hubungan yang baik, salah satunya di bidang ...
Baca lebih lajut »
NATO Tolak Mentah-mentah Integrasikan S-400 RusiaTidak ada rencana untuk mengintegrasikan S-400 Rusia ke dalam sistem pertahanan udara dan rudal terpadu NATO, kata Sekjen...
Baca lebih lajut »
WNA Rusia diadili di Pengadilan Negeri DenpasarTerdakwa warga negara asing (WNA) asal Rusia, Naira Khumaryan diadili karena terlibat sebagai pihak yang berperan menyembunyikan pelaku kejahatan dan membantu ...
Baca lebih lajut »
Rusia Kecam Sanksi AS terhadap Menlu IranAS hanya memiliki satu alat - sanksi, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada konferensi pers....
Baca lebih lajut »