Amerika: 30.000 Tentara Bayaran Wagner Rusia Terbunuh di Ukraina Sindonews BukanBeritaBiasa .
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan 90 persen tentara bayaran Wagner yang terbunuh di Ukraina sejak Desember 2022 adalah narapidana.
“Mungkin saja mereka akan berhasil di Bakhmut tetapi itu tidak akan terbukti berharga bagi mereka karena tidak memiliki nilai strategis yang nyata,” katanya, seraya menambahkan bahwa pasukan Ukraina akan mempertahankan garis pertahanan yang kuat di seluruh wilayah Donbas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Situasi terkini Ukraina-Rusia: Ukraina minta bantu militer ditambahPasukan Ukraina yang berusaha menahan serangan tentara Rusia ke kota kecil Bakhmut di bagian timur Ukraina pada Jumat waktu setempat, memohon pasokan senjata ...
Baca lebih lajut »
Jelang Setahun Perang Rusia-Ukraina, Ekonomi Rusia Masih Baik-baik SajaPerekonomian Rusia masih tangguh dan tampaknya Kremlin masih mampu membiayai perang dengan Ukraina,
Baca lebih lajut »
Auditor Amerika Serikat Menuju Ukraina, Lacak Aliran Dana BantuanAmerika Serikat (AS) membuat rencana mengirim auditor dan inspektur ke Kiev sehingga mereka tidak harus bergantung pada laporan tangan kedua. Setelah mengirimkan...
Baca lebih lajut »
6 Balon Rusia Serbu Ibu Kota Ukraina, Sebagian Ditembak JatuhIni adalah cara baru Rusia untuk menghemat drone selama perang berlangsung. Enam balon Rusia telah menyerbu wilayah udara Ibu Kota Ukraina, Kiev, dan sebagian...
Baca lebih lajut »
Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 11 Drone dan 8 Roket HIMARS UkrainaPasukan pertahanan udara Rusia menghancurkan 11 kendaraan udara tak berawak (drone) Ukraina dan delapan roket HIMARS buatan Amerika Serikat (AS) dalam beberapa...
Baca lebih lajut »
Rusia dan Ukraina Lakukan Pertukaran 202 Tawanan PerangRusia dan Ukraina bertukar 202 tawanan perang dalam pertukaran tahanan terbaru mereka pada Kamis (16.2.2023). Sebelumnya, Rusia dan Ukraina telah beberapa kali...
Baca lebih lajut »