Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp9,25 triliun pada 2024
DIREKTORAT Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp9,25 triliun pada 2024 untuk melaksanakan sejumlah program pembangunan perumahan.Terakhir adalah pembangunan PSU 26.686 unit untuk perumahan bagi MBR dan dukungan Penanganan Kemiskinan Ekstrim melalui program Padat Karya skema BSPS sebanyak 45.872 unit.
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya tersebut ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang dilaksanakan dengan skema Padat Karya Tunai."Jadi ini kita exercise dan kami usulkan karena pada kesempatan ini kami sampaikan nota usulan rencana kegiatan berdasarkan nota keuangan yang telah disampaikan," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PU-Pera Iwan Suprijatno.
Iwan mengusulkan, penambahan anggaran tersebut diambil dari alokasi anggaran pada program lainnya. Kenaikan alokasi anggaran pada program BSPS tersebut menggeser alokasi anggaran rumah umum dan komersial serta dukungan teknis lainnya sebesar Rp200 miliar. Pasalnya, sektor lain sudah terikat dengan multi-year-contract .
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae meminta Ditjen Perumahan Kementerian PU-Pera untuk menambah alokasi pada program Padat Karya Tahun Anggaran 2024. Komisi V DPR RI juga meminta Ditjen Perumahan untuk melakukan pergeseran anggaran dalam rangka menambah alokasi pada program BSPS serta program Rumah Susun minimal sama dengan alokasi anggaran pada tahun sebelumnya.
“Sesuai dengan saran, pendapat, serta usulan Komisi V DPR RI dalam rangkaian rapat pembahasan RAPBN Tahun Anggaran 2024 sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Legislator Dapil Sulawesi Tenggara tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perumahan Elit di Hong Kong Ditinggal Penghuninya, Ada Apa?Penghuni kawasan perumahan mewah di Tai Tam, Hong Kong dievakuasi pada Minggu dini hari. Apa sebabnya?
Baca lebih lajut »
Realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Capai Rp 11,6 TriliunPenyerapan rumah bersubsidi terus meningkat. Realisasi bantuan pembiayaan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah melalui FLPP telah mencapai 103.749 rumah.
Baca lebih lajut »
Gelar Pameran Perumahan demi Bantu Kebutuhan Masyarakat untuk Akses KPREvent ini diadakan untuk membangun semangat kolaborasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat NTB terhadap akses Kredit Perumahan Rakyat (KPR).
Baca lebih lajut »
Misteri Waktu Kematian Ibu dan Anak di Perumahan Elite Cinere, Tukang Galon Beri KesaksianHasil pemeriksaan sementara, saksi mengaku terakhir kali mengantar galon air ke rumah korban pada 25 Juli 2023. Keterangan tersebut akan dicocokkan dengan penemuan surat dari laptop korban saat polisi melakukan olah TKP.
Baca lebih lajut »
20 Persen Mahasiswa Unsri Berasal dari Daerah, Rektor Minta Tambah RusunSaat ini, Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan telah membangun dua tower rusun bagi mahasiswa Unsri.
Baca lebih lajut »
SRMC: Basuki dan Sri Mulyani Bisa jadi Alternatif Cawapres GanjarPENELITI SMRC Saidiman Ahmad mengatakan, Menteri PU Pera Basuki Hadimuljono dan Menkeu Sri Mulyani bisa menjadi alternatif cawapres untuk capres Ganjar Pranowo.
Baca lebih lajut »