Thomas Doll saat ini memasuki musim keduanya besama tim Persija pada Liga 1 2023/2024. Menariknya, saat mendampingi tim, dia sering menggunakan kaos polos saat berada di lapangan. Ternyata ada maksud di baliknya!
Thomas Doll saat ini memasuki musim keduanya besama tim Persija pada Liga 1 2023/2024.Hal tersebut dilakukan pada beberapa pertandingan tim Macan Kemayoran.
Baca Juga: Pesepak Bola Profesional Beralih Ikut Pendidikan Polisi, Thomas Doll: Tidak Pernah Ada di EropaSalah satunya karena dia sudah menggunakan kaos Persija saat berada di latihan."Saya suka datang ke pertandingan sesuai dengan keinginan pribadi saya," kata Thomas Doll kepada awak media termasuk BolaSport.com, Rabu .
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, sedang memberikan intruksi kepada para pemainnya di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Sabtu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pelatih Thomas Doll Sebut Oliver Bias Belum Siap Debut Bersama Persija JakartaJakmania masih harus bersabar menanti debut Oliver Bias bersama Persija Jakarta di Liga 1.
Baca lebih lajut »
Ferarri Pendidikan Polisi 7 Bulan, Pelatih Persija Thomas Doll KecewaPelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengaku kecewa namun berusaha mencoba memahami pilihan Muhammad Ferarri yang memilih mengikuti pendidikan polisi.
Baca lebih lajut »
Kehilangan Pemain Jelang Laga Lawan Persebaya, Pelatih Persija Thomas Doll Harus Putar Otak!Pasca kekalahan dari Persita Tangerang pekan lalu dan jelang duel big match menjamu Persebaya Surabaya, tim Ibu Kota dihadapkan pada krisis pemain.
Baca lebih lajut »
Liga 1: Berobat ke Serbia, Marko Simic Dipastikan Absen Lawan Persebaya SurabayaPelatih Persija Jakarta Thomas Doll berharap Marko Simic bisa segera kembali dari pengobatan cederanya di Serbia.
Baca lebih lajut »
Muhammad Ferarri Ikut Pendidikan Kepolisian, Thomas Doll: Saya Tidak SenangPelatih Persija Jakarta Thomas Doll menyebut ada konsekuensi atas keputusan Muhammad Ferarri yang mengikuti pendidikan kepolisian.
Baca lebih lajut »