Warganet merespon akun Twitter Ade Armando yang kena suspensi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warganet merespon akun Twitter milik dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando, yang terkena suspensi. Warganet mengusung hashtag #BuzzeRp yang menjadi salah satu trending di Twitter pada Ahad pagi.
Berdasarkan penelusuran Republika.co.id akun @adearmando1 tidak bisa lagi diakses. Pada akun tersebut tertulis"Account suspended. Twitter suspends accounts which violate the Twitter Rules". Baca Juga Bukan cuma akun Ade Armando saja, akun milik pegiat medsos Denny Sirega yaitu @DennySiregar7 pun hilang dari Twitter. Berbeda dengan akun Ade, akun Denny tertulis tidak ada.Warganet pun merespon hal tersebut dengan mengusung hashtag #BuzzeRp. Ketika Republika mengklik hashtag tersebut. Penuh dengan unggahan akun Ade Armondo dan Denny yang terkena suspend di Twitter. Kebanyakan mereka yang mengunggah dengan caption senang kedua akun tersebut menghilang.
"Kabar gembira, akun Denny Sirgar dan Ade Armando Tumbang," tulis salah seorang warganet berakun @mazzini_gsp. Republika.co.id sudah mengkonfirmasi kepada yang bersangkutan. Namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Akun Twitter Ade Armando Disuspen, Akun Denny Siregar Hilang |Republika OnlineAkun Twitter Ade Armando kena suspensi sementara Denny Siregar tak bisa diakses.
Baca lebih lajut »
Akun Twitter Ade Armando Kena SuspensiAkun Twitter dosen Ilmu Komunikasi UI Ade Armando kena suspensi Twitter.
Baca lebih lajut »
Akun Twitter Ade Armando Kena SuspensiAkun Twitter dosen Ilmu Komunikasi UI Ade Armando kena suspensi Twitter.
Baca lebih lajut »
Akun Twitter Ade Armando Disuspen, Akun Denny Siregar Hilang |Republika OnlineAkun Twitter Ade Armando kena suspensi sementara Denny Siregar tak bisa diakses.
Baca lebih lajut »
Ambang Batas |em|Herd Immunity|/em| Meningkat Akibat Varian Delta |Republika OnlineCakupan vaksinasi Covid-19 jadi harus lebih tinggi dengan merebaknya varian delta.
Baca lebih lajut »