Akmal Marhali pesimistis bisa lolos menjadi bakal Anggota Exco, karena adanya pasal 38 ayat 4.
PEMERHATI sepak bola Indonesia sekaligus Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali resmi menjadi salah satu nama bakal calon Anggota Eksekutif Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia .
"Jadi sebenernya gini, malam Rabu kemarin pukul 23.00, tiba-tiba saya ditelepon Pak Munafri. Ia menyampaikan pengurus PSSI hanya berputar di situ saja dan tidak ada regenerasi. Ini tidak bagus buat perkembangan sepak bola ke depan. Harus ada generasi muda yang maju, karena sepak bola itu harus seusai dengan perkembangan zaman.
"Saya merasa nggak akan lolos karena status pasal 38 ayat 4 yang mengatakan aturan harus ada minimal 5 tahun aktif dalam sepak bola koridor PSSI. Tapi kan saya aktif di sepak bola, sebagai analis dan pengamat konsultan saya juga pernah. Jadi saya maju dulu saja, masalah nanti ditolak atau tidak kita pikirkan kemungkinannya," lanjut Akmal.
"Selama ini kan hanya memberikan janji saja dan ketika terpilih jadi Ketum tidak ada tindakan. Harusnya dari beribu masalah yang ada itu diselesaikan dan hal yang paling jelas ialah rekayasa dan mafia bola. Kalau perlu bikin satuan khusus agar mampu memberantas semua mafia itu dan menjadikan sepak bola Indonesia tanpa rekayasa dan tanpa mafia," tambahnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Manajer Bhayangkara FC Siap Mundur Jika Terpilih Jadi Exco PSSIKomite Pemilihan (KP) PSSI telah menutup pendaftaran untuk bakal calon ketua umum (caketum), wakil ketua umum (waketum), dan anggota Exco pada Kamis (3/10/2019).
Baca lebih lajut »
Dari Diva, Krisdayanti Kini Pelayan RakyatKrisdayanti mengaku tak pantas untuk menyombongkan diri ketika sekarang sudah resmi menjadi anggota DPR RI.
Baca lebih lajut »
Fary Janji Boyong Eriksson Jika Terpilih Jadi Ketum PSSI
Baca lebih lajut »