Robi yang pura-pura mati lalu hidup lagi setelah digelitik dan terjatuh dari ranjang ambulans, akhirnya dilepas polisi. Apa alasannya? regional
Setelah masyarakat tahu aksi Robi hanyalah akal-akalan, warga kesal karena merasa dipermainkan. Sehingga, warga ada yang melaporkan ke polisi karena perbuatan pria berambut gondrong itu, meresahkan warga.
Meski dilepas, Robi diminta untuk membuat surat perjanjian yang sudah dibuat Polres Sampang, ditandatangani langsung oleh Robi. "Kami sudah kembalikan kepada pemohon asal Pontianak bersama dengan istri dan satu orang anaknya," katanya.Meski dilepaskan, sebelum diserahkan kepada pihak pemohon, Polres Sampang sudah membuat surat perjanjian yang ditandatangani langsung oleh Robi sendiri.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Akhir Perjalanan Robi, Orang Mati yang Hidup Lagi di SampangMotif yang dilakukan oleh Robi ingin bertemu dengan salah satu ulama di Sampang, karena tidak ada uang untuk Sampang sehingga muncullah ide itu.
Baca lebih lajut »
Robi, Si Orang Mati yang Hidup Lagi di Sampang, Dilepas Polisi dengan SyaratPolisi menilai, sandiwara yang diperagakan Robi tidak ada unsur pidana dan tidak cukup bukti untuk menjeratnya sebagai pelanggaran hukum.
Baca lebih lajut »
Akhir Cerita Robi Anjal, Pria Mati yang Hidup LagiKebohongannya dibongkar Anggota Babinsa dan Babinkamtibmas.
Baca lebih lajut »
Ini Motif Sebenarnya Pria di Sampang yang Pura-pura Mati Lalu Hidup KembaliRobi Anjal mendadak viral karena aksinya yang pura-pura mati lalu hidup kembali. Ini alasan sebenarnya aksi sandiwara tersebut. viral matihiduplagi
Baca lebih lajut »
Akhir Perjalanan Robi, Orang Mati yang Hidup Lagi di SampangMotif yang dilakukan oleh Robi ingin bertemu dengan salah satu ulama di Sampang, karena tidak ada uang untuk Sampang sehingga muncullah ide itu.
Baca lebih lajut »
Robi, Si Orang Mati yang Hidup Lagi di Sampang, Dilepas Polisi dengan SyaratPolisi menilai, sandiwara yang diperagakan Robi tidak ada unsur pidana dan tidak cukup bukti untuk menjeratnya sebagai pelanggaran hukum.
Baca lebih lajut »