Pemetaan dan identifikasi diperlukan untuk mengetahui potensi bencana gempa bumi di tiap daerah.
Gempa bumi yang terjadi dengan magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur dikhawatirkan bakal diikuti dengan gempa-gempa susulan. “Walaupun lebih kecil, tetap harus waspada,” kata Kepala Pusat Studi Bencana Universitas Gadjah Mada , Muhammad Anggri Setiawan, Selasa .
Anggri menyebutkan peneliti di Tanah Air telah cukup intens melakukan pemantauan potensi gempa pada Sesar Lembang dan Sesar Sumatra. Menurutnya, upaya pemetaan tersebut mesti dilakukan di daerah-daerah lainnya guna mengidentifikasi potensi bencana gempa bumi.“Jika sudah teridentifikasi, masing-masing sesar perlu diestimasi rata-rata kecepatan pergerakannya. Dengan data inilah, kita bisa tahu mana sesar yang masih aktif dan tidak.
Selain Cianjur, Jakarta Selatan juga memiliki Sesar Baribis yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika masih berstatus aktif. Lebih lanjut, Anggri mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan dengan lereng yang curam untuk bisa melakukan evakuasi. Pasalnya, dengan potensi terjadinya gempa susulan di wilayah sekitar episentrum gempa besar, ada risiko longsor yang menghantui kawasan dengan tanah yang tidak stabil. “Apalagi dengan ditambah hujan lebat,” tambahnya.Satuan Kerja Penanggulangan Kedaruratan Bencana di tingkat kabupaten juga diminta waspada. Anggri menyebut, satuan kerja itu punya peran penting untuk mengkoordinasi tahapan siaga darurat, tanggap darurat, serta transisi pemulihan ketika terjadi bencana alam.
Sebagai langkah awal mitigasi bencana gempa Cianjur, Anggri juga menjelaskan bahwa fasilitas penampungan dan logistik perlu jadi perhatian. Salah satunya dengan pendirian fasilitas tenda darurat. “Setiap bencana dan dampak yang ditimbulkan memerlukan waktu penanganan yang berbeda. Umumnya mengacu kepada penyediaan bahan logistik tanggap darurat dan melihat perkembangan situasinya,” jelas Anggri.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
LKPP Ingatkan KPU Soal Potensi Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa |Republika OnlinePeringatan dari LKPP berkaca dari kasus-kasus sebelumnya yang menjerat pejabat KPU.
Baca lebih lajut »
Ahli Ingatkan Potensi Gempa Signifikan di Masa Depan Akibat Pergerakan Sesar Cimandiri |Republika OnlineData gempa kali ini dapat dijadikan acuan terbaik untuk skenario mitigasi masa depan.
Baca lebih lajut »
Kenali Potensi Daerah untuk Mengembangkan Kawasan Ekonomi di IndonesiaMenetapkan kawasan ekonomi harus memperhatikan potensi di daerah agar dapat terus berkembang. Dukungan setiap lini dibutuhkan untuk menciptakan kawasan yang berdaya saing. Ekonomi AdadiKompas
Baca lebih lajut »
UGM Kirim Tim Respon Cepat Penanganan Bencana ke Cianjur |Republika OnlineUGM telah memiliki tim tanggap bencana yang terdiri dari berbagai unsur.
Baca lebih lajut »
UGM Diminta Tidak Ikut Menyumbang Angka Pengangguran | merdeka.comMenurut Ida, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pekerja di Indonesia didominasi oleh SDM dengan tingkat pendidikan SMP ke bawah dengan persentase mencapai 56 persen.
Baca lebih lajut »
UGM Mewisuda 949 Lulusan Sarjana dan Diploma |Republika OnlinePara lulusan diharapkan menjadi subjek penggerak perubahan sosial bangsa.
Baca lebih lajut »