Adzan Romer, ajudan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo diminta untuk menandatangani BAP, meski belum ada satupun pertanyaan.
Skenario kasus pembunuhan Brigadir Yosua oleh Ferdy Sambo sudah terlihat sejak awal. Ajudan Sambo, Adzan Romer mengaku diperintah oleh mantan Kadiv Propam Polri itu untuk menandatangani draf BAP, meski belum ada satupun pertanyaan yang dikonfirmasi kepadanya mengenai pembunuhan Yosua.
Romer mengaku saat itu diperiksa di kantor Divisi Propam Mabes Polri. Romer menyebut draf BAP itu sudah berisi pertanyaan beserta jawabannya."Jadi seputar pertanyaan itu sudah ada," jawab Romer."Kurang lebih seperti itu, Pak," jawab Romer. "Apakah keterangan BAP anda yang anda katakan di pemeriksaan pada saat di Divisi Propam itu sama dengan BAP yang Anda katakan sekarang?" tanya jaksa.Romer menyebut BAP yang benar adalah yang menyatakan dirinya mendengar suara tembakan di rumah dinas Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, yang menjadi TKP penembakan Brigadir Yosua pada Jumat .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Adzan Romer Sebut Senjata Ferdy Sambo yang Jatuh Jenis HS Bukan Glock 17 - Pikiran-Rakyat.comAdzan Romer menyebut bahwa senjata api milik Sambo yang sempat terjatuh bukanlah jenis Glock 17 melainkan HS.
Baca lebih lajut »
Adzan Romer, Eks Ajudan Ferdy Sambo Ngaku Isi Draf BAP Sudah DiskenariokanTak sampai situ, Romer mengaku mendapat perintah untuk meneken draf BAP tersebut.
Baca lebih lajut »
Ajudan Romer Akui Takut terhadap Ferdy SamboAjudan Adzan Romer mengaku dirinya takut dengan Sambo sewaktu menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.
Baca lebih lajut »
Ajudan Sambo Akui Sudah Disiapkan Draf BAP Usai Penembakan Brigadir J: Kami Diminta Tanda Tangan - Pikiran-Rakyat.comAdzan Romer mengaku telah disiapkan draf berita acara pemeriksaan (BAP) terkait peristiwa pembunuhan Brigadir J.
Baca lebih lajut »