Demokrat memandang segala praktik berpolitik yang menyimpang konstitusi mesti dilawan
dalam pidatonya yang mengangkat tema 'Agenda Perubahan dan Perbaikan untuk Indonesia yang Lebih Baik', Jumat .pemimpin negeri dalam Pemilu 2024 mendatang. Kalau cawe-cawe itu melibatkan instrumen kekuasaan negara dan dinilai tidak adil, jelas nasib demokrasi kita dalam bahaya," katanya menegaskan.
Partai Demokrat memandang segala praktik berpolitik yang menyimpang dari konstitusi dan etika berdemokrasi harus dicegah bersama. Ia tak ingin kemunduran demokrasi semakin dalam. Jangan sampai terulang prahara besar seperti tahun 1965-1966 dan tahun 1998-1999. Jika perasaan terlukai, ada potensi caranya sendiri dalam memperjuangkan keadilan dan hak politiknya.
"Untuk itu, kita harus mengembalikan ruang kebebasan untuk rakyat termasuk kemerdekaan pers. Kita juga harus menjamin hak rakyat untuk berbicara dan berpartisipasi dalam kehidupan bangsa, sesuai konstitusi," ujar AHY. "Hentikan represi negara terhadap rakyat. Tingkatkan kualitas demokrasi, berdasarkan nilai kebebasan, keadaban, dan kemanfaatan."
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
AHY: Lawan Politik Negara Diidentikan Sebagai Musuh Negara |Republika OnlineDemokrat memandang segala praktik berpolitik yang menyimpang konstitusi mesti dilawan
Baca lebih lajut »
Demokrat Sebut Baliho dan Billboard Anies-AHY Bukti Tetap Konsisten Bersama Koalisi Perubahan - Tribunnews.comPartai Demokrat membenarkan bahwa ada sejumlah baliho dan billboard Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sudah mulai dan banyak terpasang di berbagai titik di seluruh Indonesia. (ld)
Baca lebih lajut »
Jokowi Ajak Negara-negara ASEAN Menang Tanpo NgasorakePresiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak negara-negara ASEAN untuk menjadi pemenang tanpa merendahkan pihak lain atau menang tanpo ngasorake. beritasatu
Baca lebih lajut »
Malapetaka Benar - Benar Ancam Bumi, Dunia Rugi Rp37 Ribu TMalapetaka baru kini tengah mengintai negara-negara di dunia yang dampaknya tak bisa dianggap sepele.
Baca lebih lajut »