Ahli Prediksi Semenanjung Korea Jadi Lokasi Realistis Pecahnya Perang Nuklir, Bukan di Ukraina

Indonesia Berita Berita

Ahli Prediksi Semenanjung Korea Jadi Lokasi Realistis Pecahnya Perang Nuklir, Bukan di Ukraina
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 81 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 36%
  • Publisher: 83%

Para ahli memprediksikan potensi pecahnya konflik nuklir di Semenanjung Korea lebih realistis ketimbang di Pakistan, Ukraina, Rusia Atau Iran, Indo-Pasifik.

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah ahli mengungkap prediksi mengejutkan soal wilayah yang lebih realistis berpotensi terhadap pecahnya perang nuklir. Secara tak terduga, Korea menjadi jawabannya.

Patel menyatakan bahwa semenjak Perang Dunia II, Semenanjung Korea telah menjadi area potensial bagi konflik nuklir antara kekuatan regional utama, dan situasinya masih relevan bahkan hingga saat ini. "Yang kedua, wilayah ini memberikan peluang besar bagi Korea Utara untuk menjalin hubungan politik dengan tetangganya seperti Tiongkok dan Rusia. Trio ini sendiri mewakili blok anti-Barat terbesar di belahan timur dunia. Kesamaan dalam kepemilikan senjata nuklir mengikat mereka dalam hubungan yang erat," tambah Patel.

Dalam poin keempat, Patel menjelaskan bahwa karena penggunaan bahan bakar cair, rudal ICBM Korea Utara masih belum mampu menembus sistem anti-rudal Barat untuk mencapai target di jarak jauh. Dalam hal teknis, serangan dengan beberapa rudal balistik ke arah Selatan, yang hanya dijaga oleh penempatan THAAD yang terbatas, akan memberikan hasil yang menguntungkan bagi Korea Utara.

Mantan pejabat intelijen ini menyoroti bahwa meningkatnya keyakinan Korea Utara dalam kemampuan dan pencegahannya, yang didukung oleh Tiongkok dan Rusia, sedang mengubah perhitungan strategisnya. Meskipun stok senjata nuklir Korea Utara lebih kecil, pertimbangan yang memengaruhi keputusannya untuk menggunakan senjata tersebut memiliki perbedaan yang mencolok dibanding pertimbangan yang memengaruhi Rusia dan Tiongkok.

Dengan perkiraan memiliki puluhan senjata nuklir, negara ini telah mencapai kemajuan teknologi yang signifikan, memungkinkannya untuk efektif mengoperasikan senjata-senjata ini dalam berbagai jarak, mulai dari jarak pendek, menengah bahkan hingga jarak jauh.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Rangkuman Hari ke-556 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Hancurkan Kapal Ukraina Penyerang Jembatan CrimeaRangkuman Hari ke-556 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Hancurkan Kapal Ukraina Penyerang Jembatan CrimeaRangkuman hari ke-556 serangan Rusia ke Ukraina Sabtu (2/9/2023).
Baca lebih lajut »

Korea Utara Luncurkan 2 Rudal Jelajah, Sinyal Peringatan ke Korea Selatan dan AS?Korea Utara Luncurkan 2 Rudal Jelajah, Sinyal Peringatan ke Korea Selatan dan AS?Korea Utara melakukan simulasi latihan “serangan nuklir taktis” pada Sabtu (2/9) pagi yang mencakup dua rudal jelajah jarak jauh.
Baca lebih lajut »

Zelensky Akan Tunjuk Muslim Tatar Crimea Jadi Menhan UkrainaZelensky Akan Tunjuk Muslim Tatar Crimea Jadi Menhan UkrainaPresiden Volodymyr Zelensky dikabarkan akan menunjuk etnis Tatar muslim dari Ukraina sebagai Menteri Pertahanan Ukraina.
Baca lebih lajut »

Politikus Tatar Krimea Ditunjuk Zelenskyy Jadi Menteri Pertahanan, Bagaimana Sosoknya?Politikus Tatar Krimea Ditunjuk Zelenskyy Jadi Menteri Pertahanan, Bagaimana Sosoknya?Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menunjuk seorang politikus dari Tatar Krimea sebagai Menteri Pertahanan Ukraina.
Baca lebih lajut »

AS akan Kirim Amunisi Uranium yang Bisa Tembus Tank Lapis Baja ke UkrainaAS akan Kirim Amunisi Uranium yang Bisa Tembus Tank Lapis Baja ke UkrainaPemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk pertama kalinya akan mengirim amunisi penembus lapis baja kontroversial yang mengandung uranium terdeplesi (depleted uranium) ke Ukraina, menurut dokumen yang dilihat oleh Reuters dan dikonfirmasi secara terpisah oleh dua pejabat AS....
Baca lebih lajut »

Ukraina klaim berhasil tembus pertahanan pasukan RusiaUkraina klaim berhasil tembus pertahanan pasukan RusiaUkraina pada Jumat (1/9) mengeklaim berhasil menembus garis pertahanan pertama pasukan Rusia di beberapa tempat, meski kemudian menghadapi posisi pertahanan ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 16:42:26