Baik penumpang dan driver ojek online (ojol), jika sakit wajib berada di rumah. Hal ini untuk menghindari penularan aneka penyakit, termasuk corona.
Masing-masing individu yang merasa dirinya sedang tidak sehat harus menjaga dan membatasi diri dengan orang lain dalam kontak fisik."Kita harus sadar diri. Kalau sakit tahu diri, tahan diri, kita gak mau supaya nularin ke orang lain.
Kalau enggak enak badannya, saya tidak bisa memaksakan ," jelas Andi.Menurut Andi, jika pengemudi ojol merasa demam, batuk atau pilek, dan keluhan lainnya sebaiknya untuk istirahat saja di rumah.untuk menyediakan layanan supaya tahu kondisi penumpang maupun pengemudi tidak memiliki rasa sakit.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wapres: Kita Harus Siap Hadapi New NormalWakil Presiden Ma'ruf Amin meminta seluruh pihak untuk bersiap menghadapi tatanan kebiasaan baru atau new normal.
Baca lebih lajut »
Ahli Sebut PSBB Jakarta Harus Melihat Kasus Corona di BodetabekPerhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menilai kebijakan PSBB Jakarta yang memasuki fase transisi perlu dikaji.
Baca lebih lajut »
Susi Pudjiastuti: Ada Kartel Besar yang Kuasai Sumber Daya Laut Kita....Susi Pudjiastuti buka-bukaan soal kartel di sektor kelautan dan perikanan saat dia menjabat sebagai menteri.
Baca lebih lajut »
Bupati Bogor: Bila Pedagang Tidak Mau Dites, Pasarnya Kita TutupSaat ini Pemkab Bogor masih terus berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk melakukan jadwal ulang melakukan swab test kepada para pedagang di Pasar Cileungsi.
Baca lebih lajut »
Direktur LBH Pers: Kita Masih di Tahap Desak Negara Hormati Hak Warga Negara Berinternet - Tribunnews.comDirektur LBH Pers: Kita Masih di Tahap Desak Negara Hormati Hak Warga Negara Berinternet via tribunnews
Baca lebih lajut »