Ahli Eropa dari ECDC mengatakan lockdown bisa terjadi lagi jika kasus baru Covid-19 bertambah banyak.
TEMPO.CO, London – Sejumlah ahli kesehatan di Uni Eropa mengatakan ada risiko munculnya gelombang kedua Covid-19 atau wabah virus Corona sehingga lockdown diberlakukan lagi.Pusat Eropa untuk Pencegahan dan Kontrol Penyakit atau ECDC memprediksi bakal terjadi peningkatan kasus baru Covid-19 dalam beberapa pekan ke depan.Saat ini, mayoritas negara Eropa telah melewati masa puncak penyebaran Covid-19.
”Lembaga berbasis di Stockholm, Swedia, ini bertugas memonitor dan memberi saran mengenai kesehatan dan penyakit publik di Uni Eropa.ECDC menemukan upaya keras penerapan jarak fisik antar individu di masyarakat membantu mengurangi angka penyebaran.Lembaga ini juga menemukan kebijakan tinggal di rumah telah mengganggu masyarakat secara ekonomi dan sosial.Sejumlah negara mulai melonggarkan aturan ini secara bertahap atau menyeluruh di ruang publik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Lawan Covid-19, 49 Klub Sepakbola di Eropa Luncurkan MaskerBarcelona memimpin daftar dengan harga paling mahal sebesar 18 Euro atau senilai Rp 288.910.
Baca lebih lajut »
Ahli Respons 14 Anak Panti Asuhan Kalsel Tertular Covid-19Epidemiolog mengungkap penyebab 14 anak penghuni Panti Asuhan Kalimantan Selatan yang positif corona karena diduga tertular donatur.
Baca lebih lajut »
Ahli Imunologi Amerika Kritik Pernyataan WHO Tentang Langkanya Kasus OTG yang Menularkan COVID-19Dokter ahli imunologi Amerika Anthony Fauci mengecam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu, atas pernyataan bahwa orang tanpa gejala (OTG) jarang menularkan COVID-19.
Baca lebih lajut »
Uni Eropa Wajibkan Raksasa Internet Laporkan Tindakan Mereka terhadap HoaxUni Eropa mendesak raksasa teknologi seperti Facebook, Twitter dan Google melaporkan setiap bulan apa upaya mereka untuk...
Baca lebih lajut »
Uni Eropa bentuk tim pengawas TikTokUni Eropa sedang menyoroti platform media sosial berbasis video TikTok karena kekhawatiran tentang keamanan dan praktik pengumpulan data.\r\n\r\nLaman ...
Baca lebih lajut »
Sepak Bola Eropa Kembali: 5 Hal yang Perlu DiketahuiKompetisi sepak bola Eropa menuju normal akhir pekan ini dengan jadwal padat seiring Liga Spanyol dan Coppa Italia menyusul Liga Jerman.
Baca lebih lajut »