Lato-lato dapat menjadi alternatif permainan guna melepaskan anak-anak dari ketergantungan terhadap gadget.
Jakarta, Beritasatu.com – Anak yang kecanduan gadget atau gawai menjadi salah satu masalah tumbuh kembang anak yang harus diperhatikan oleh semua pihak, khususnya orang tua.
Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak, Bernie Endyarni Medise mengemukakan bahwa, permainan lato-lato bisa menjadi pilihan supaya anak tidak keseringan bermain gadget. Namun, dengan catatan, permainan lato-lato ini tidak diperuntukan untuk balita atau anak berumur di bawah lima tahun. Advertisement Meski permainan lato-latodisarankan sebagai alternatif agar anak tidak kecanduan gadget, Bernie mengatakan permainan lato-lato ini perlu pendampingan orang tua. “Jadi harus ada pendampingan dan orang tua memberitahu anaknya bahwa ini ... hal 1 dari 3 halaman Halaman: 123selengkapnyaTAG: Lato-lato Gadget Kecanduan Gadget Kecanduan Gawai Mainan Lato-lato
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Dokter anak tak sarankan lato-lato dimainkan balitaDokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak DR D. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH tak menyarankan lato-lato dimainkan anak usia di bawah lima tahun (balita) ...
Baca lebih lajut »
Ini Saran Dokter Soal Permainan Lato-Lato yang Tak Boleh Dimainkan Anak BalitaDokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak menyarankan agar lato-lato tak dimainkan anak usia balita, karena perkembangan motoriknya yang belum baik
Baca lebih lajut »
Dokter Anak Tak Sarankan Balita Mainkan Lato-Lato |Republika OnlineKemampuan motorik yang belum baik bisa membuat si balita cidera saat main lato-lato.
Baca lebih lajut »
Permainan Lato-Lato Tak Cocok untuk Anak Balita, Begini Kata AhliSejumlah daerah di Indonesia melaporkan kasus di mana anak-anak mengalami cedera atau luka di bagian mata karena terkena permainan lato-lato
Baca lebih lajut »
Lato-lato Dilarang Dibawa ke Sekolah, Ini DaftarnyaMeski saat ini jadi permainan yang digemari anak-anak, lato-lato mulai dilarang dibawa ke sekolah.
Baca lebih lajut »