Achmad Yurianto, meminta agar masyarakat tidak khawatir dengan klaster penularan Covid-19 di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD di Bandung, Jawa Barat.
Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Percepatanan Penangaanan Covid-19, Menurut Yurianto, Tim Gugus Tugas Nasional Covid-19 telah turun menyisir dan mengendalikan persebaran klaster baru tersebut.
"Protokol karantina menggunakan standar internasional dari WHO, kami tidak mengijinkan ada orang dalam yang keluar, begitu juga sebaliknya," tegas Yurianto.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
200 Siswa Secapa AD Terpapar COVID-19, Bisa Terus BertambahBerdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat dan uji usap, jumlah siswa Secapa AD yang terpapar Corona sekitar 200 orang. siswasecapaadterinfeksicorona
Baca lebih lajut »
Dinkes Jawa Barat Sebut Siswa Secapa TNI AD Klaster Baru Covid-19Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hutama Gelung Sakti mengatakan, institusi pendidikan milik TNI Angkatan Darat di Kota Bandung menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. JawaBarat TNIAD covid19
Baca lebih lajut »
Klaster Baru, 200-an Orang Terpapar COVID-19 di Secapa AD BandungGTPP Jabar mengungkap adanya temuan ratusan orang terkonfirmasi COVID-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) yang berada di Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. VirusCorona Bandung
Baca lebih lajut »
200 Siswa Secapa AD Positif COVID-19, Sebagian Warga Ogah Jalani Rapid TestGugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandung melakukan rapid test di sekitar sekolah Secapa AD. siswasecapaadterinfeksicorona
Baca lebih lajut »
Klaster Secapa AD Buat Jumlah Kasus Baru Covid-19 RI Melejit |Republika OnlineDitemukan 1.262 positif Covid-19 dari klaster Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat.
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 Bertambah 962 di Jabar, Klaster Secapa AD PenyebabnyaJawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 tertinggi dalam 24 jam terakhir.
Baca lebih lajut »