JakPro menyatakan tengah melakukan audit internal masalah penggelembungan pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) lahan di kawasan Senopati
JawaPos.com – PT Jakarta Propertindo menyatakan tengah melakukan audit internal masalah penggelembungan pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan lahan di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Pembayaran BPHTB itu mencapai hingga Rp 18 miliar.
“Rp 18 miliar kita bayarkan. Tapi soal berapanya yang harus dibayar, ini proses lah, ya. Takutnya saya dianggap mendahului proses hukum,” ujar VP Corporate JakPro Syachrial Syarif saat dihubungi JawaPos.com, Senin .Baca juga:Polda Metro Heran Bripka Madih Baru Berkoar Soal Pemerasan Rp 100 JutaPembayaran BPHTB lahan di kawasan Senopati itu, kata Syachrial sudah dibayarkan sejak tahun 2022 lalu. Ia tak mengetahui persis waktu pembayarannya.
Baca juga:Pertumbuhan Ekonomi Diumumkan Hari ini, Menkeu Yakin di Atas 5 Persen“Itu bulan November atau Oktober tahun lalu . Kuartal keempat pokoknya,” katanya. Ia sendiri mengaku telah sempat sekali dipanggil oleh Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan terkait dengan kasus penggelembungan BPHTB itu. Saat ini, Syachrial juga menjelaskan pemeriksaan masih terus berlanjut.
“Saya sebagai corsec diundang untuk diberikan keterangan. Saya kan ngga paham, jadi hanya satu kali aja pemanggilannya,” tandasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sejarah BRIN, Hanya Ada Foto Sukarno dan Laksana Tri Handoko, tak Ada Habibie |Republika OnlineFoto dan nama Soeharto yang mengajak BJ Habibie pulang ke Indonesia pun tidak ada.
Baca lebih lajut »
Izin Konser Dewa 19 Baru Terbit H-1 Acara, Jakpro: Alhamdulillah Sudah Keluar Tadi MalamIzin Konser Dewa 19 Baru Terbit H-1 Acara, Jakpro: Alhamdulillah Sudah Keluar Tadi Malam TempoMetro
Baca lebih lajut »
Tak Beri Dividen Selama 4 Tahun, JakPro Harus Optimalisasi VenueDPRD DKI Jakarta menyebut PT Jakarta Propertindo (JakPro) Perseroda belum tampak melakukan program kerja produktif untuk mendapatkan keuntungan di tahun 2023.
Baca lebih lajut »
Duh, Oknum Pedagang Nakal Jual Beras Premium Hasil OplosanAda dugaan ada oknum pedagang mengoplos beras Bulog dengan beras lainnya dan dimasukkan dalam kemasan premium.
Baca lebih lajut »
Penonton Dewa 19 Keluhkan Akses JIS, JakPro Janji BerbenahJakPro angkat bicara perihal keluhan penonton konser Dewa 19 terkait akses jalan di JIS. JakPro memastikan pihaknya bakal melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Baca lebih lajut »
Penggemar Dewa 19 Sebut Konser di JIS Sebagai Bencana Besar, Jakpro EvaluasiJelang konser Dewa 19, PT Jakpro ungkap kesiapan JIS sebagai venue dengan kekuatan sistem audio dan cahaya lampu sesuai ritme musik.
Baca lebih lajut »