Dikutip CNA, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan 4 orang dari satu keluarga di Auckland Selatan dipastikan terjangkit penyakit yang disebabkan virus korona tipe baru itu
SELANDIA Baru pada Selasa mengonfirmasi adanya klaster baru penularan covid-19 setelah selama 102 hari tanpa penularan domestik.
"Setelah 102 hari, kami memiliki kasus pertama covid-19 di luar fasilitas isolasi atau karantina. Meskipun kami semua telah bekerja sangat keras untuk mencegah skenario ini, kami juga telah merencanakan dan mempersiapkannya," katanya. "Oleh karena itu, kita perlu melakukan pendekatan yang lebih hati-hati sampai kita dapat menemukan sumber kasus ini dan memastikan kita mengurangi risiko penyebaran yang lebih luas," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
1.893 Kasus Baru Covid-19 hingga Puluhan Ribu Suspek di IndonesiaPenambahan kasus Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia. Pemerintah mencatat ada 1.893 kasus baru pasien positif Covid-19, pada Minggu (9/8/2020).
Baca lebih lajut »
Update 10 Agustus: 10 Provinsi Laporkan Kasus Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Baru COVID-19Ada 10 provinsi yang melaporkan kasus sembuh lebih tinggi dari kasus baru COVID-19.
Baca lebih lajut »
15 Provinsi Laporkan Kasus Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Baru COVID-19 Per 11 AgustusDaftar 15 provinsi yang laporkan kasus sembuh lebih tinggi dari kasus baru COVID-19 per 11 Agustus 2020.
Baca lebih lajut »
Selandia Baru Kembali Temukan Kasus Covid-19 Setelah 3 Bulan |Republika OnlineKasus Covid-19 terbaru di Selandia Baru ditemukan di sebuah keluarga di Auckland
Baca lebih lajut »
Sepekan Terakhir Kasus Baru Covid-19 di Sulut Menurun |Republika OnlinePekan pertama Agustus akumulasi warga terjangkit Covid-19 turun menjadi 212 orang.
Baca lebih lajut »
18 Kasus Baru Positif Covid-19 di Kota Tegal Kebanyakan dari NakesWakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengumumkan terdapat penambahahan 18 kasus Covid-19, Senin (10/8/2020).
Baca lebih lajut »