ABK KM Yuca Tiga Hari Bertahan Hidup dengan Rakit Darurat |Republika Online

Indonesia Berita Berita

ABK KM Yuca Tiga Hari Bertahan Hidup dengan Rakit Darurat |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 63%

Awak KM Yuca yang selamat dari musibah tersebut telah berada di Desa Parang.

REPUBLIKA.CO.ID, JEPARA--Sembilan dari 11 orang nelayan asal Pemalang, Jawa Tengah ditemukan selamat oleh nelayan Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, setelah tiga hari bertahan hidup dan terombang- ambing di tengah laut. Ke-sembilan orang tersebut merupakan awak kapal nelayan KM Yuca, yang mengalami musibah terbakar saat tengah menebar jala di laut Jawa, pada Kamis dini hari. Saat ini, mereka telah ditolong dan dievakuasi ke Desa Parang.

Ke-delapan awak kapal tersebut, masing- masing adalah Mujar, Sugih, Sandi, Randu, Kaper, Riswanto, Kasnarip serta Andi. Sebelumnya, lanjut Zaenal Arifin, seorang anak buah kapal KM Yuca bernama Tamuri, juga ditemukan oleh Samian , nelayan warga RT 02/ RW 01 Desa Parang saat bersandar di dermaga timur Pulau Parang, Ahad pagi sekitar pukul 05.25 WIB.

Menurut Zaenal, berdasarkan penuturan para awak yang selamat di Desa Parang, sebelum mengalami musibah terbakar, kapal nelayan KM Yuca yang berawak 11 orang bertolak dari Juwana, Kabupaten Pati, pada Rabu . Kemudian mereka berkumpul di anjungan dan membuat rakit dari tutup palka, pelampung jaring untuk menyelamtkan diri terjun ke laut. “Sejak saat itu, mereka bertahan hidup dan terombang- ambing di tengah laut sebelum akhirnya ditemukan di perairan Pulau Kembar,” katanya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Awas Macet, Akan Ada Perbaikan Jalan di KM 19 Tol JagorawiAwas Macet, Akan Ada Perbaikan Jalan di KM 19 Tol JagorawiPekerjaan rekonstruksi akan dimulai Senin (8/6/2020) sampai (14/6/2020) 2020 di Km 19+350 hingga Km 19+150 di lajur 1 arah Jakarta.
Baca lebih lajut »

Pasien COVID-19 Klaster KM Sabuk Nusantara 48 Sempat Belanja ke Beberapa TokoPasien COVID-19 Klaster KM Sabuk Nusantara 48 Sempat Belanja ke Beberapa TokoSeorang perempuan positif COVID-19 dari Klaster KM Sabuk Nusantara 48 sempat berbelanja ke beberapa toko dan silaturahmi dengan keluarganya. KMSabukNusantara48
Baca lebih lajut »

Puluhan Penumpang KM SMS Value Jalani Pemeriksaan KetatPuluhan Penumpang KM SMS Value Jalani Pemeriksaan KetatKM SMS Value berlayar ke Kupang setelah larangan kapal angkut penumpang yang dikeluarkan Dinas Perhubungan NTT sejak 14 April, berakhir 31 Mei 2020.
Baca lebih lajut »

Kerja Berbulan-bulan Terima Perlakuan Ini, Dua ABK WNI Tak Betah dan Pilih Loncat dari Kapal ChinaKerja Berbulan-bulan Terima Perlakuan Ini, Dua ABK WNI Tak Betah dan Pilih Loncat dari Kapal ChinaKerja Berbulan-bulan Terima Perlakuan Ini, Dua ABK WNI Tak Betah dan Pilih Loncat dari Kapal China via tribunnewswiki
Baca lebih lajut »

RS Wisata UIT Dialihfungsikan Jadi RS Darurat Covid-19 |Republika OnlineRS Wisata UIT Dialihfungsikan Jadi RS Darurat Covid-19 |Republika OnlineIni sebagai dukungan pada pemprov dalam mengkarantina pasien dan tenaga medis.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 20:22:52