Pemerintah akan terus menawarkan kesempatan vaksin ke mereka yang belum divaksinasi
REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL--Sebagian besar 93 persen infeksi virus corona yang dilaporkan di Korea Selatan selama tiga bulan terakhir telah terjadi di antara orang yang tidak divaksinasi atau tidak divaksinasi sepenuhnya. Hal ini memicu kekhawatiran, karena sekitar 5,77 juta orang di negara itu belum menerima dosis tunggal.
Selama periode yang sama, 96 persen dari 2.292 pasien yang sakit kritis tidak sepenuhnya divaksinasi, sementara 87 persen dari 280 kematian adalah pasien yang belum sepenuhnya divaksinasi. Mereka juga memperingatkan bahwa negara itu mungkin melihat kebangkitan infeksi di antara kelompok yang tidak diimunisasi."Kita dapat melihat dari kasus di negara lain bahwa mereka mengalami kebangkitan besar virus, terutama di antara orang yang tidak divaksinasi. Korea kemungkinan tidak akan menjadi pengecualian. Ini akan menimbulkan risiko serius bagi rencana kami untuk transisi bertahap ke 'hidup bersama'.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Vaksinasi Covid-19 untuk Penyandang Disabilitas di Jawa Bali Hampir Capai 100% - Tribunnews.comCapaian vaksinasi Covid-19 untuk penyandang disabilitas di Jawa-Bali hampir menyentuh angka 100 persen.
Baca lebih lajut »
Di Arab Saudi, Hadiri Acara Publik Wajib Vaksin Penuh |Republika OnlineKasus Covid-19 di Arab Saudi terus mengalami penurunan.
Baca lebih lajut »
kasus Covid-19 di DIY Positif Tambah 64, Sembuh 135 OrangPENAMBAHAN kasus terkonfirmasi positif covid-19 di pada Jumat (1/10) bertambah 64 kasus, sembuh 135 dan meninggal dua orang.
Baca lebih lajut »
Hampir 10,5 Juta Warga yang Divaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di JakartaSedangkan, total dosis 2 kini mencapai 7.769.487 orang (86,9%), dengan proporsi 66% merupakan warga ber-KTP DKI dan 34% warga KTP Non DKI.
Baca lebih lajut »
Jika Ada Penonton PON XX Papua Positif COVID-19, Harus Apa?Antisipasi jika ada penonton PON XX Papua yang positif COVID-19.
Baca lebih lajut »
Pil Covid-19 'Merck' Dipuji Setelah Kurangi Jumlah Pasien Rawat Inap Hingga 50 Persen - Tribunnews.comPerusahaan farmasi Merck mengatakan pihaknya akan meminta otorisasi di Amerika Serikat (AS) untuk penggunaan obat oral molnupiravir
Baca lebih lajut »