Dorongan keanggotan Ukraina di Uni Eropa (UE) semakin menguat sejak negara itu memulai perangnya dengan Rusia pada akhir Februari lalu.
Di tengah ancaman akan kebangkrutan ekonomi akibat perang yang sudah sembilan bulan berjalan ini, Ukraina mendorong percepatan keanggotaan hingga resmi menjadi kandidat UE pada Juni lalu.
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Institut Sosiologi Internasional Kyiv pada Senin , menunjukkan jika warga Ukraina optimis tentang peluang mereka untuk bergabung dengan UE bahkan di negara bagian timur, di mana pertempuran sengit masih berlangsung. Jajak pendapat tersebut mensurvei 1.000 responden di seluruh Ukraina dengan pengecualian semenanjung Krimea yang dianeksasi dan daerah lain yang diduduki oleh proksi Rusia.
Hasilnya menunjukkan jika 88 persen warga Ukraina percaya negaranya akan segera menjadi anggota UE dalam 10 tahun ke depan.Hanya 5 persen yang percaya bahwa perang pada akhirnya akan meninggalkan negara itu dengan ekonomi yang hancur dan memprovokasi orang-orang untuk meninggalkan Ukraina., Invasi Rusia ke Ukraina telah menewaskan ribuan warga sipil dan menghancurkan banyak wilayah serta infastruktur negara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ukraina: Sanksi Saja Tidak Cukup, Iran Harus Melihat Pabrik Rudalnya DihancurkanPemberian pasokan pesawat militer tak berawak oleh Iran ke Rusia telah membuat Ukraina meradang. Mikhail Podolyak, penasihat Presiden Ukraina Vladimir
Baca lebih lajut »
Puluhan Kapal Pengangkut LNG Berlayar di Sekitar Lepas Pantai Eropa |Republika OnlineJumlah kapal tanker LNG yang berlayar di perairan Eropa telah naik dua kali lipat
Baca lebih lajut »
Berperang di Ukraina sebagai Tentara Sukarela, Pria Taiwan Ini Dilaporkan Tewas - Pikiran Rakyat DepokSeorang pria Taiwan yang menjadi tentara sukarela di Ukraina dilaporkan telah tewas, korban pertama dari pulau itu.
Baca lebih lajut »
Lampu, Air Padam di Kherson UkrainaLampu dan air padam di Kota Kherson dan sekitarnya pada Minggu (6/11) ketika para pejabat Rusia menuduh Ukraina melakukan aksi 'sabotase' yang merusak tiga jalur listrik. Rusia tidak memberikan bukti apapun. Banyak infrastruktur energi dan air Ukraina, antara 30-40% dilaporkan dirusak oleh...
Baca lebih lajut »