Bagus mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya edukasi dan ajakan kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Tujuannya adalah meningkatkan keamanan dan keselamatan berkendara, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua.
Bagus mengungkapkan, perseroan menyadari bahwa seluruh pihak perlu turut berperan aktif melakukan edukasi, persuasi, serta menjadidalam penerapan keamanan berkendara guna meningkatkan keselamatan berkendara di Indonesia, khususnya generasi muda. "Untuk itulah kami berharap, para pelajar yang hadir hari ini menjadi calon-calon pengemudi di masa depan yang sejak dini telah mengimplementasikan berkendara yang aman dan selamat baik di jalan tol maupun di jalan umum lainnya,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyebutkan, sebanyak 124.000 orang mengalami kecelakaan setiap tahun.“Dari 124.000 orang yang kecelakaan tersebut, sebesar 25 persen meninggal dunia. Pernah terbayang tidak? Orang tua yang kehilangan anaknya, adik yang kehilangan kakaknya dan kakak yang kehilangan adiknya," ungkap Erick.
Dari peristiwa tersebut, Indonesia menjadi negara di Asia Tenggara dengan angka kecelakaan tertinggi di Asia Tenggara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Erick Thohir Ungkap Betapa Pentingnya|em| Safety Riding|/em| |Republika OnlineDari 124 ribu orang yang kecelakaan, menurut Jasa Marga 25 persen meninggal dunia.
Baca lebih lajut »
Akses Tol KLBM Langsung ke Tol Sumo Bakal Dibuka 22 FebruariPihak PT Waskita Bumi Wira (WBW) akan membuka operasional tol KLBM dengan tol Sumo mulai 22 Februari mendatang.
Baca lebih lajut »
Pengerjaan Tol Paspro dan Probowangi Harus Memindahkan 5 MakamMenyusul jalan tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) seksi IV, jalan tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) juga mulai dibangun.
Baca lebih lajut »
Survei LM FEB UI: UMKM Belum Akrab dengan E-CommerceHasil survei mencatat, sebanyak 61 persen pemilik UMKM berumur lebih dari 40 tahun, 37 persen berumur 25-40 tahun, dan 2 persen berumur kurang dari 25
Baca lebih lajut »