Yenti berharap, 8 lembaga itu mampu menyerahkan catatan rekam jejak capim KPK sesegera mungkin.
KETUA Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK, Yenti Garnasih, menjelaskan 8 lembaga yang digandeng untuk menelusuri rekam jejak peserta capim KPK berdasarkan kompetensi dan kewenangan tiap instantsi.
"Memang saat ini ditambah dengan BNPT dan BNN dan saya sudah sebutkan apa alasannya. Itulah inovasi kami, karena kami juga mengikuti isu-isu yang muncul dan dinamika yang ada, maka kami menambah BNN dan BNPT. Dari mereka kita mintakan sesuai dengan kompetensi mereka," jelasnya. Menyoal laporan ataupun masukan masyarakat, Yenti mengatakan, Pansel akan selektif memilahnya. Sebab, Pansel tidak ingin menanggapi tudingan kepada capim tanpa bukti dan data yang kuat.
Pun soal siapa dan sebab capim itu dilaporkan, Pansel tidak akan membukanya kepada publik. Sebab, Pansel ingin menjaga kehormatan peserta tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tanpa Permintaan TNI, Kemenkominfo Tak Akan Telusuri Akun Medsos EnzoKominfo tidak akan menelusuri rekam jejak Enzo di media sosial untuk menghormati perlindungan data pribadi.
Baca lebih lajut »
Cosmas Batubara Tutup Usia, Berikut Rekam Jejak KariernyaSemasa pemerintahan Presiden Soeharto, Cosmas Batubara pernah menduduki berbagai kursi menteri yang secara khusus membidangi urusan ekonomi.
Baca lebih lajut »
Cerita Kim Go-eun dan Jung Hae-in Sebelum 'Tune In For Love'Kim Go-eun dan Jung Hae-in masing-masing memiliki rekam jejak mengesankan sebelum dipertemukan dalam film Korea Tune In For Love yang akan segera tayang.
Baca lebih lajut »
Pansel capim KPK akan serahkan 10 nama ke Presiden pada 2 SeptemberPanitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (pansel capim KPK) periode 2019-2023 berencana untuk menyerahkan 10 nama capim kepada Presiden ...
Baca lebih lajut »