Save Our Soccer menegaskan dua korban meninggal dunia di Piala Presiden 2022 tidak boleh dianggap remeh dan tak bisa dianggap kecelakaan biasa.
SOLOPOS.COM - Melalui akun resmi di Twitter, Persib Bandung menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya pendukung mereka. 2022 telah merenggut dua nyawa. Dua Bobotoh bernama Ahmad Solihin asal Kota Bandung dan Sopiana Yusuf asal Bogor, meninggal dunia di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung, Jawa Barat, setelah sebelumnya berdesakan dengan suporter untuk masuk ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api saat jalannya pertandingan Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya, Jumat malam WIB.
“Apalagi turnamen ini mengatasnamakan Presiden Joko Widodo. Sungguh sangat memprihatinkan,” kata Akmal.Dia menyebut PT Liga Indonesia Baru selaku panitia pelaksana tidak mampu menjalankan Standard Operating Procedure dengan benar. Tidak juga melakukan antisipasi kemungkinan membeludaknya jumlah penonton.
“Sebagai event organizer LIB paling bertanggung jawab atas jatuhnya korban nyawa. Sepak bola itu hiburan, bukan kuburan,” kata Akmal menegaskan.Menurutnya, Presiden Joko Widodo yang namanya dipakai sebagai judul turnamen harus melihat fakta ketidaksiapan LIB dan PSSI. Ia menyebut sebagai bentuk penghormatan kepada dua korban yang meninggal, turnamen ini dihentikan karena sudah tak memberikan hiburan kepada masyarakat justru menghadirkan duka.