Bripka AS bunuh diri usai aksinya menggelapkan uang pajak ketahuan. Berikut 7 fakta terkait kasus itu. Via: detiksumut_
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan.
Aksi penggelapan pajak itu terjadi di UPT Samsat Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara . Sejauh ini sudah ada ratusan warga yang menjadi korban dari Bripka AS. Polisi pun kini tengah menyelidiki lebih jauh kasus tersebut.1. Dilakukan Sejak 2018 "Jadi, setelah kami selidiki, ternyata ini terjadi sudah mulai dari tahun 2018," kata Natar saat dikonfirmasi detikSumut, Rabu .Natar mengatakan sejauh ini pihaknya telah menerima pengaduan 181 orang yang menjadi korban dari Bripka AS itu. Dia memerkirakan korban penipuan AS itu masih bisa bertambah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Band Radja Diancam Pasca Konser di Malaysia, Berikut Fakta-faktanyaGrup Band Radja asal Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 2001 ini mendapatkan ancaman orang-orang usai konser di Malaysia.
Baca lebih lajut »
Fakta-fakta Mengerikan Korban Mutilasi Terbungkus Koper Merah Di Bogor, Sempat Dikira Isi UangKorban mutilasi terbungkus koper merah itu ditemukan di pinggir jalan dan berada di perbatasan Bogor-Tangerang
Baca lebih lajut »
6 Fakta Taruna Akmil Anak Polisi Aniaya Mahasiswa di MedanMahasiswa di Medan bernama Teuku Shehan Arifa Pasha (20) melaporkan seorang taruna Akmil inisial ZE ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/5 Medan terkait penganiayaan.
Baca lebih lajut »
Diduga Tewas Tersambar Petir, Keluarga Minta Polisi Ungkap Fakta LainKematian Syaifuddin (24) beberapa bulan lalu, hingga kini masih menyisakan duka mendalam bagi istri dan keluarganya di Dusun Emang, Kecamatan Lunyuk, Sumbawa.
Baca lebih lajut »