6 Faktor yang Bikin Wanita Berisiko Tinggi Terkena Kanker Ovarium TempoCantik
TEMPO.CO, Jakarta - Kanker ovarium berkembang di ovarium, yaitu dua kelenjar reproduksi wanita yang menghasilkan sel telur serta hormon wanita estrogen dan progesteron.Kanker ini sering kali tidak terdeteksi. Biasanya kanker ovarium stadium dini ditemukan secara kebetulan, menurut Ketua Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia Andrijono. Oleh karena itu, dia mengajak setiap perempuan untuk mewaspadai ancaman kanker ovarium dengan mengenal faktor risiko dan deteksi dini.
Kampanye ini dibuat demi mengenal enam faktor risiko serta empat tanda kanker ovarium. Enam risiko kanker ovarium, yakni riwayat kista endometriosis, punya riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium dan kanker payudara, mengalami mutasi genetik , angka paritas rendah, gaya hidup buruk dan pertambahan usia. Sementara empat tanda kanker ovarium adalah kembung, nafsu makan berkurang, sering buang air kecil dan nyeri panggul atau perut.