Grab dan Gojek disebut susah dapat driver. Ini curhat ojol soal kondisi saat ini.
Potongan yang dilakukan oleh aplikator juga dirasa cukup besar. Igun mengatakan saat ini potongannya mencapai lebih dari 20%.
"Dua pertiga dari mereka mengungkapkan jika mereka bisa memilih, lebih memilih pekerjaan tradisional [jam kerja] 9 sampai 5 daripada bekerja sebagai pengemudi transportasi online," tulis penelitian tersebut.Profesi ojol juga tak lagi jadi sumber pendapatan utama bagi para driver. Ini disebakan karena menurunnya penghasilan mereka.
Salah satu yang dilakukan adalah mereka menggunakan lebih dari satu perangkat. Ini dilakukan agar para driver bisa menjaga pendapatannya dan menjadi mitra dari beberapa perusahaan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Krisis Ojol Menghantam Grab-Gojek, Ini Curhatan Para DriverJumlah driver ojek online (ojol) diprediksi akan mengalami penurunan drastis dalam beberapa tahun ke depan.
Baca lebih lajut »
Yana Mulyana 'Digarap' KPK, Ridwan Kamil: Sebagai Mantan Wali Kota Bandung Saya SedihGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomentar soal penangkapan Wali Kota Bandung Yana Mulyana dalam OTT KPK.
Baca lebih lajut »
Wali Kota Bandung Yana Mulyana Terjaring OTT KPK, Ridwan Kamil Sedih, PrihatinGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara soal penangkapan Wali Kota Bandung Yana Mulyana dalam OTT KPK. Dia sangat sedih dan prihatin.
Baca lebih lajut »
Fuji An Sedih Caranya Nyetir Mobil Diledek, H. Faisal Bereaksi BedaFuji An langsung memberikan reaksi sedih saat cara nyetir mobilnya mendapatkan komentar kocak bernada ledekan dari netizen, simak reaksi H.Faisal sang ayah yang justru berbeda.
Baca lebih lajut »
Ridwan Kamil Sedih dan Prihatin Wali Kota Bandung Yana Mulyana Ditangkap KPKGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sedih dan prihatin Wali Kota Bandung Yana Mulyana
Baca lebih lajut »
Ridwan Kamil Sedih Wali Kota Bandung Yana Mulyana Kena OTT KPK'Sebagai gubernur saya sangat prihatin. Sebagai mantan Wali Kota Bandung, saya sangat sedih. Susah diceritakan perasaannya. Sebagai kedinasan sangat prihatin,' kata Ridwan Kamil.
Baca lebih lajut »