6.886 PBI JKN alias BPJS Kesehatan di Kabupaten Pangkep dinonaktifkan kepesertaannya. Ribuan orang itu dinonaktifkan gara-gara tidak terdaftar di Basis Data Terpadu.
BPJS Kesehatan. Ribuan peserta PBI JKN alias penerima BPJS Kesehatan di Pangkep dinonaktifkan kepsertaannya. Foto: SINDOnews- 6.886 Penerima Bantuan Iuran JKN alias BPJS Kesehatan di Kabupaten Pangkep dinonaktifkan kepesertaannya. Ribuan orang itu dinonaktifkan gara-gara tidak terdaftar di Basis Data Terpadu data kemiskinan Kementerian Sosial.
"Ribuan nama itu tidak terdaftar pada BDT kemiskinan, sehingga dinonaktifkan oleh kementerian," jelas Najemiah, Rabu .Akan tetapi sebelum dialihkan, terlebih dahulu akan dilakukan verifikasi faktual. Pihak Dinas Sosial pun telah menyerahkan data nama-nama yang telah dinonaktifkan untuk dilakukan verifikasi.
Meski demikian, lanjut Najemiah, Dinas Sosial hanya bertugas sebagai penyedia data. Terkait anggaran menjadi kewenangan Dinas Kesehatan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
BPJS Kesehatan Defisit, Orang Miskin MenjeritIuran naik mendorong rakyat miskin menjerit dalam mendapat pelayanan kesehatan
Baca lebih lajut »
10.591 Penerima Bantuan BPJS Kesehatan di Cirebon DisetopPemerintah Kota Cirebon membuat opsi bagi mereka yang disetop bantuannya.
Baca lebih lajut »
10.735 Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Gowa DinonaktifkanKementerian Sosial (Kemensos) RI menonaktifkan 10.735 peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk Kabupaten Gowa.
Baca lebih lajut »
Menko Puan Jamin Iuran Baru BPJS Kesehatan Tak Bebani PesertaMenko Puan menjamin tarif baru iuran BPJS Kesehatan tidak bakal memberatkan masyarakat dan membebani APBN. Saat ini, formula tarif baru masih dimatangkan.
Baca lebih lajut »
Moeldoko Sebut Iuran Semua Kelas BPJS Kesehatan NaikMoeldoko mengungkapkan, rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan dilakukan untuk semua kelas. Begini penilaiannya: Moeldoko via detikfinance
Baca lebih lajut »
Moeldoko: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan WajarKecilnya iuran dinilai tak sebanding dengan beban yang harus ditanggung BPJS.
Baca lebih lajut »