JPNN.com : Akibat pengeroyokan yang dilakukan kelima oknum polisi, para korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.
jpnn.com, KENDARI - Lima orang oknum polisi yang berdinas di Polres Kolaka melakukan pengeroyokan terhadap warga berinisial M dan F di Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra.
"Polres Kolaka akan berupaya akan mengungkap dan menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat," ujarnya.
Polisi Penganiayaan Polres Kolaka Kendari
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
5 Oknum Polisi Diduga Keroyok 2 Warga Kolaka hingga Babak Belur DitahanDua warga berinisial MP (27) dan FM (28) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), babak belur diduga dikeroyok oknum polisi.
Baca lebih lajut »
Oknum Polisi di Kolaka Diduga Keroyok Warga, Korban Sempat Ditodong PistolOknum polisi yang bertugas di Polres Kolaka diduga telah melakukan aksi pengroyokan terhadap warga hingga babak belur. Saat beraksi, para pelaku diduga sempat menodongkan
Baca lebih lajut »
Waduh, Oknum Polisi di Kolaka Diduga Keroyok 2 Warga, Korban Babak Belur dan Sempat Ditodong PistolBerita Waduh, Oknum Polisi di Kolaka Diduga Keroyok 2 Warga, Korban Babak Belur dan Sempat Ditodong Pistol terbaru hari ini 2024-04-20 21:21:31 dari sumber yang terpercaya
Baca lebih lajut »
Kronologis Belasan Oknum TNI Keroyok 4 Warga di Depan Polres Jakarta Pusat, Diduga Bermotif DendamSejumlah oknum prajurit TNI terlibat aksi pengeroyokan terhadap empat warga sipil hingga terkapar di depan Polres Metro Jakarta Pusat.
Baca lebih lajut »
Belasan Oknum TNI yang Keroyok 4 Warga Sipil Berasal dari Satuan yang Berbeda-bedaDenpom Jaya hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap aksi pengeroyokan yang dilakukan para oknum anggota TNI tersebut.
Baca lebih lajut »
5 Polisi di Kolaka Ditangkap karena Keroyok Warga hingga Babak Belur, Kapolres Minta MaafDi lokasi kejadian, 5 polisi tersebut berlagak preman dengan menodong senpi ke korban lalu menghajar secara membabi buta.
Baca lebih lajut »