Seorang Dosen STT Ekumene, Kelapa Gading, Jakarta Utara membuat laporan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemalsuan surat.
Liputan6.com, Jakarta - Seorang dosen kampus Sekolah Tinggi Teologi Ekumene, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Yohanes Parapat membuat laporan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemalsuan surat.
Aduan itu tertulis dalam Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/6294/XII/2021/SPKT/ Polda Metro Jaya tertanggal 15 Desember 2021. Untuk terlapor masih dalam proses penyelidikan. Terkait perkembangan laporan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengaku masih melakukan kroscek terlebih dahulu.Sementara itu, Dosen STT Ekumene, Yohanes Parapat menjelaskan alasan dari pembuatan laporan dugaan pemalsuan surat atau ijazah tersebut ke Polda Metro Jaya.
"Saya menanyakan atau minta klarifikasi bersama tim kuasa hukum kepada lima mahasiswa dan Pimpinan Kampus STT Ekumene. Undangan klarifikasi tidak dihadiri. Setelah itu, saya dibantu kuasa hukum melayangkan somasi dan sudah dijawab, tapi tidak menjawab substansi yang kami harapkan. Lalu, kami melaporkan ke Polda Metro Jaya," ucap Yohanes.2 dari 2 halamanBuka Jalur DamaiMeski begitu, Yohanes masih membuka pintu penyelesaian di luar proses hukum terkait kasus tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Top 3 Tekno Berita Kemarin: Covid-19 dan Saran Dosen Unpad Pakai Masker 2 TahunSaran datang dari dosen dan kepala laboratorium di Universitas Padjadjaran (Unpad) tentang berbagai upaya untuk menghentikan pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Tingkatkan Profesional, Dosen Dituntut Mampu Menulis Jurnal IlmiahSayangnya, selama ini para dosen masih mengutamakan mengajar, bukan meneliti dan menulis. Alasannya bermacam-macam, yang paling umum adalah tidak ada waktu.
Baca lebih lajut »
Sosiologi UI Buka Peluang Mahasiswa S1 Jadi PenelitiMelalui kegiatan penelitian di lembaga riset/pusat studi, mahasiswa dapat membangun cara berpikir kritis.
Baca lebih lajut »
Mulai Jumat Ini, Tol Binjai-Stabat Resmi Beroperasi GratisMeski belum bertarif, pengguna jalan tol diwajibkan menempelkan kartu uang elektronik saat melintas.\n\n
Baca lebih lajut »
Kasus Desa Wadas, IPW: Polisi Harusnya Lindungi Rakyat, Humanis, Seperti yang Digaungkan KapolriKetua Indonesia Police Watch (IPW) menghendaki agar polisi lebih humas dan menjalankan nilai yang digaungkan Kapolri.
Baca lebih lajut »