Sebelumnya, FDA juga menyoroti bahaya kandungan metanol terhadap produk hand sanitizer impor dari negara lain
Liputan6.com, Jakarta Organisasi kesehatan di Amerika Serikat memperingatkan warga usai adanya laporan kasus masyarakat yang meminum hand sanitizer dan menyebabkan empat orang meninggal dunia. Sementara yang lainnya mengalami efek samping kesehatan serius lainnya.
"Penyelidikan ini menyoroti kasus kesehatan serius yang merugikan, termasuk kematian, yang dapat terjadi usai menenggak produk pembersih tangan berbasis alkohol yang mengandung metanol," kata laporan tersebut seperti dikutip dari USA Today pada Sabtu . National Institutes of Health di AS menyatakan bahwa metanol adalah alkohol jenis beracun dan ditemukan dalam produk antibeku serta bahan bakar. Tubuh bisa memetabolisme metanol menjadi senyawa yang disebut formic acid, yang sangat beracun bagi sel, termasuk sel mata.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Update Corona Sabtu 8 Agustus: Positif Covid-19 Tambah 2.277 Orang, Meninggal 65 OrangHingga Sabtu, 8 Agustus 2020 tren peningkatan kasus Corona Covid-19 masih menunjukkan tren yang meningkat.
Baca lebih lajut »
Lebih dari 50 Ribu Orang Meninggal Akibat Virus Corona di MeksikoMeksiko melaporkan total kematian akibat virus Corona (COVID-19) telah melampaui 50 ribu orang, yang tercatat sebagai total kematian tertinggi ketiga di dunia. VirusCorona Meksiko
Baca lebih lajut »
UPDATE Pasien Positif Corona Tambah 2.473 Jadi 121.226 Orang, 77.557 Sembuh, 5.593 Meninggal - Tribun AmbonDikutip dari covid19.go.id, hingga Jumat (7/8/2020) pukul 12.00 WIB terdapat 2.473 kasus baru positif corona dalam 24 jam terakhir.
Baca lebih lajut »
Studi Baru Temukan Viral Load Orang Tanpa Gejala Covid-19 Sama dengan Orang BergejalaSebuah studi baru dari Korea Selatan menunjukkan, orang yang terinfeksi virus corona membawa tingkat patogen yang sama, baik bergejala atau tidak.
Baca lebih lajut »
Studi Baru Temukan Potensi Penularan Covid-19 Orang Tanpa Gejala Sama dengan Orang BergejalaSebuah studi baru dari Korea Selatan menunjukkan, orang yang terinfeksi virus corona membawa tingkat patogen yang sama, baik bergejala atau tidak.
Baca lebih lajut »