Selain bahan dan detail, ukuran celana dalam yang tidak pas seperti terlalu ketat bisa memicu iritasi, lecet, dan kemerahan. Simak 3 kiat memilihnya.
CANTIKA.COM, Jakarta - Kebanyakan wanita memilih model dan warna celana dalam yang menarik untuk menambah percaya diri. Tapi, kriteria itu bukanlah yang utama. Saat memilih celana dalam, perhatikan betul jenis bahan, detail hingga ukurannya. Sebab selain membantu melindungi miss V atau vagina, celana dalam juga harus membantu mengurangi risiko infeksi atau gangguan pada organ intim.Celana dalam dari bahan katun cenderung lembut, ringan, dan sangat nyaman digunakan sehari-hari.
Hindari menggunakan celana dalam wanita dari serat sintetis, seperti nilon, polyester, atau spandeks. Pasalnya, bahan-bahan celana dalam wanita ini dapat menjebak udara panas di area organ intim sehingga meningkatkan risiko iritasi dan tumbuhnya jamur.Celana dalam terlalu ketat atau longgar dapat menimbulkan iritasi pada vagina dan vulva . Khusus celana dalam yang ketat dari bahan sintetis, jika dipakai terlalu lama dapat membuat area organ intim jadi lecet dan kemerahan.
Tak hanya itu, celana dalam wanita bentuk G-string atau thong memang dapat memberikan kesan seksi dan menggoda, tapi juage berisiko. Jika Anda menggunakannya terus-menerus dapat meningkatkan efek negatif pada vagina karena gesekan tali G-string dapat menyebabkan bakteri menempel pada area bokong. Ini meningkatkan risiko luka dan infeksi kulit pada area anus.
Meski belum ada hasil penelitian ilmiah yang membuktikan thong dapat membahayakan kesehatan organ wanita, bahan celana dalam ini terbuat dari serat sintetis dan ketat yang bisa meningkatkan risiko luka pada rektum.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hal-hal yang Perlu Diketahui Setelah Pengumuman SBMPTN 2020Setelah pengumuman SBMPTN disampaikan, ada hal-hal yang penting untuk diketahui, baik bagi peserta yang lulus maupun tidak. Berikut informasinya.
Baca lebih lajut »
DPR: Semua peserta Sidang Tahunan wajib 'swab test'Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandra mengatakan semua peserta Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR-DPD RI, dan Rapat Paripurna DPR RI pada Jumat (14/8) ...
Baca lebih lajut »
Mendag: Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional Wajib DipatuhiDengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan bisa mencegah penularan virus covid-19, sehingga kegiatan ekonomi bisa terus berjalan.
Baca lebih lajut »
Pengadilan AS Banding Kuatkan Rancangan Wajib Militer Bagi Laki-LakiSebuah pengadilan banding federal di New Orleans, Kamis (13/8), mempertahankan sistem rancangan wajib militer bagi laki-laki, dengan alasan kurang berwenang untuk membatalkan putusan Mahkamah Agung pada 1981 yang menganggap praktik itu konstitusional. Pengadilan banding itu mengatakan “hanya...
Baca lebih lajut »
Melancong ke Hawaii, Wisatawan Wajib Karantina LagiMengutip laman Travel and Leisure, David Ige menjelaskan aturan tersebut berlaku kembali karena terjadi lonjakan infeksi Covid-19 di Pulau Oahu. travel covid19 pulauoahu hawaii
Baca lebih lajut »
Pencinta Fashion Wajib Simak Talk Show NUFF 2020 The Rise of DenimDarahkubiru sendiri adalah nama besar dalam dunia denim Indonesia hingga Asia Tenggara yang akan hadir dalam Talk Show NUFF 2020. NUFF2020
Baca lebih lajut »