BPBD Kabupaten Pati mencatat 26 desa terdampak banjir akibat curah hujan tinggi di lereng Pegunungan Muria. Sebanyak 42 unit rumah warga rusak akibat banjir itu
JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatat 26 desa terdampak banjir akibat curah hujan tinggi di wilayah lereng Pegunungan Muria. Sebanyak 42 unit rumah warga mengalami rusak berat hingga ringan akibat banjir tersebut.
Banjir bandang di antaranya terjadi di Kecamatan Margoyoso. Tercatat ada enam desa terdampak, yakni Desa Bulumanis Kidul, Bulumanis Lor, Tunjungrejo, Waturoyo, Cebolek, dan Sekarjalak.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 26,16 Juta Orang | Ekonomi - Bisnis.comBPS mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2022 turun 0,34 juta orang jika dibandingkan September 2021 dan turun 1,38 juta orang jika dibandingkan Maret 2021.
Baca lebih lajut »
26 Bulan Berturut-turut, Neraca Perdagangan Juni 2022 Kembali Surplus | merdeka.comIndonesia kembali mencatat surplus neraca perdagangan pada Juni 2022, memperpanjang rekor selama 26 bulan berturut-turut. Kali ini, neraca perdagangan surplus USD 5,09 miliar per Juni kemarin.
Baca lebih lajut »
Surplus Neraca Dagang RI Tembus 26 Kali BeruntunNeraca dagang Indonesia kembali mencetak surplus pada periode Juni 2022.
Baca lebih lajut »
Neraca Perdagangan Diramal Surplus 26 Bulan, Rupiah Menguat?Rupiah hanya melemah tipis 0,03% melawan dolar Amerika Serikat (AS) ke Rp 14.990/US$ Kamis kemarin.
Baca lebih lajut »
Masih Ada 26,16 Juta Orang Miskin di RI, Gap dengan Si Kaya Kian LebarBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 sebesar 26,16 juta orang. Jurang si kaya dan si miskin pun kian lebar.
Baca lebih lajut »
BPS Klaim Tingkat Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 26,16 juta OrangBPS sebut ekonomi Indonesia mulai membaik, terlihat dari tingkat kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan dari 9,71% di September 2021 menjadi 9,54% di Maret 2022.
Baca lebih lajut »