Saat ini sudah ada 55.260 desa yang sudah mendapatkan dana desa di rekening kas desa.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bantuan Langsung Tunai Dana Desa telah disalurkan oleh 23.963 desa kepada keluarga penerima manfaat . Jumlah tersebut sudah mencakup 43 persen desa yang telah mendapatkan dana desa dari pusat.
Baca Juga "Sepanjang Rabu penyaluran melonjak 7.496 desa," ungkap Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, , Abdul Halim Iskandar, dalam keterangannya, Kamis . Abdul menjelaskan, saat ini sudah ada 55.260 desa yang sudah mendapatkan dana desa di rekening kas desa mereka. Itu berarti, desa-desa tersebut sudah suap menyalurkan BLT-DD. Menurutnya, dana desa bagi 5.437 desa masih dalam proses di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara setempat.Ia melanjutkan, terdapat empat tahapan penyaluran BLT-DD. Pertama, pendataan keluarga miskin. Kemudian, ada musyawarah desa khusus untuk menetapkan daftar penerima BLT-DD tersebut. Berikutnya, dilakukan pengesahan bupati atau wali kota terhadap daftar usulan dari desa. Barulah setelah semua itu dilakukan BLT-DD disalurkan. Hari ini, sudah ada 62.063 desa yang sudah melakukan pendataan keluarga miskin, naik 3.690 desa dari kemarin. Sedangkan desa yang sudah melakukan musdes khusus ada 54.451 desa atau 99 persen dari 55.260 desa yang sudah mendapatkan dana desa. Jumlah tersebut meningkat 5.332 desa jika dibandingkan dengan data kemarin. Untuk pengesahan bupati dan wali kota, saat ini dapat ditangguhkan setelah penyaluran BLT-DD tahap pertama. Dengan sudah disalurkannya BLT-DD 23.963 desa yang sudah menyalurkan BLT-DD tersebut, ada 2.469.025 keluarga miskin yang sudah menerima BLT-DD. Jumlah tersebut merupakan 30 persen dari target 12 juta KPM. Dalam sehari, kata Abdul, terjadi kenaikan penerima sebesar 815.345 keluarga miskin. Nilai dana desa yang telah disalurkan kepada warga mencapai Rp 1.481.415.000.000. Angkat tersebut naik Rp 489.207.000.000 daripada hari sebelumnya. Berdasarkan perkembangan terakhir, urutan provinsi yang mampu menyalurkan BLT-DD tertinggi ialah Provinsi Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bali, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Tenggara. Sedangkan provinsi yang paling rendah dalam persentase penyaluran BLT- DD berturut-turut, yakni Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Papua, dan Maluku Utara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mendes PDTT: 17.259 Desa Sudah Salurkan BLT Dana DesaPemerintah menyatakan, jumlah desa yang sudah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa, terus bertambah pesat setiap harinya.
Baca lebih lajut »
32 Persen Desa Telah Salurkan BLT Dana Desa |Republika OnlineJumlah ini meningkat tiga ribu desa dalam sehari dibandingkan hari sebelumnya.
Baca lebih lajut »
Lebaran Kurang 4 Hari, BLT Dana Desa Baru Cair di 32 Persen DesaMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan BLT (bantuan langsung tunai) dati Dana Desa sudah tersalur di 17.259 desa hingga kemarin, Selasa, 19 Mei 2020.
Baca lebih lajut »
Mendes: Dana Desa untuk Desa Tanggap Covid-19 Capai Rp2,59 T |Republika OnlineDana desa untuk desa tanggap Covid-19 mencapai Rp2,59 triliun
Baca lebih lajut »
Mendes Halim: BLT Dana Desa Sudah Tersalur ke 23.963 DesaTerdapat empat tahapan penyaluran BLT Dana Desa. Sebanyak 55.260 desa sudah mendapatkan Dana Desa di rekening kas desa..
Baca lebih lajut »
2,46 Juta Keluarga Miskin Telah Terima BLT Dana DesaUrutan provinsi yang mampu menyalurkan BLT Dana Desa tertinggi ialah Provinsi Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bali, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Tenggara.
Baca lebih lajut »




