Dalam 24 jam terakhir, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia Tarri mengungkapkan, pihaknya telah melakukan tes PCR pada 4.341 orang.
DINAS Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga Kamis telah melakukan pemeriksaan test kesehatan covid-19 dengan metode polymerase chain reaction sebanyak 223.427 sampel darah atau spesimen.
3.739 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru. Hasilnya, 176 positif dan 3.463 negatif. Satu orang bisa memeriksakan lebih dari satu kali. "Total test PCR pada kasus baru adalah 9.669 test per 1 juta penduduk per minggu. Hal ini sudah melebihi target WHO, yakni 1.000 test per 1 juta penduduk per minggu," kata Dwi dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis .Selain itu, DKI mencatat total 185.071 orang telah menjalani rapid diagnostic test. Dwi mengatakan, hasilnya persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen atau dengan rincian 6.817 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Sementara, 178.254 orang dinyatakan non-reaktif.
Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan bila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah. Saat ini jumlah kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 9.385 kasus. Dari jumlah tersebut, 4.574 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 594 orang meninggal dunia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemprov DKI Buka Mal Pelayanan Publik Secara Tatap MukaPemprov DKI kembali membuka Mal Pelayanan Publik (MPP) secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Baca lebih lajut »
Gara-gara Corona, Peserta Rapat Paripurna HUT DKI DibatasiDPRD DKI Jakarta akan tetap menggelar rapat paripurna istimewa HUT ibu kota RI tersebut pada Senin (22/6) mendatang dengan jumlah peserta yang dibatasi.
Baca lebih lajut »
Dishub DKI dan MRT Jakarta Tandatangani Perjanjian Subsidi |Republika OnlineJangka waktu subsidi bagi MRT Jakarta selama 1 Januari hingga 31 Desember 2020
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Baru Lunasi Uang Komitmen Formula E Musim 2020Pemprov DKI melakukan efisiensi anggaran akibat pandemi Corona dan belum membayar uang komitmen Formula E musim 2021 termin kedua.
Baca lebih lajut »
DPRD DKI Jakarta Minta |em|Commitment Fee|/em| Formula E Ditarik |Republika OnlineDPRD DKI minta Pemprov Tarik Commitment Fee untuk Formula E.
Baca lebih lajut »