21 Warga yang Diduga Kontak dengan Pasien Positif Covid-19 Tolak Rapid Test, Ini Akibatnya

Indonesia Berita Berita

21 Warga yang Diduga Kontak dengan Pasien Positif Covid-19 Tolak Rapid Test, Ini Akibatnya
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 45 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 68%

21 warga Desa Sagu, Kecamatan Adonara, Flores Timur itu, menolak rapid test Covid-19 meski diduga melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

Padahal, puluhan warga itu diduga melakukan kontak dengan pasien 02 positif Covid-19 di Flores Timur.

Pasien 02 yang berasal dari Desa Sagu itu diduga terpapar Covid-19 dari Klaster Ijtima Ulama Gowa, Sulawesi Selatan. Penolakan 21 warga itu berimbas kepada penduduk lain di Desa Sagu. Sejumlah desa tetangga menutup akses jalan menuju dan keluar dari Desa Sagu. Alasannya, warga desa tetangga takut dengan warga Desa Sagu yang melakukan kontak dengan pasien 02 positif Covid-19 di Flores Timur.

"Mereka palang itu atas dasar surat imbauan dari Camat Kelubagolit," kata Kepala Desa Sagu Taufik Nasrun saat dihubungiSurat imbauan itu dikeluarkan Camat Kelubagolit pada 5 Juni 2020. Taufik mengatakan, penutupan akses jalan itu mengganggu aktivitas perniagaan warga Desa Sagu.Warga tolakAwalnya, Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Flores Timur melacak 22 warga yang diduga melakukan kontak dengan pasien 02 positif Covid-19.Covid-19 terhadap 22 warga itu pada Senin .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Yurianto mengatakan hingga saat ini masih sering ditemukan masyarakat menggunakan masker hanya menutup mulut atau dagu. Namun, tidak menutup hidung.
Baca lebih lajut »

21 Warga Desa Tolak Rapid Test Covid-19, Kades: Mereka Juga Tidak Karantina Mandiri21 Warga Desa Tolak Rapid Test Covid-19, Kades: Mereka Juga Tidak Karantina MandiriMereka terlacak melakukan kontak dengan pasien 02 positif Covid-19 di Flores Timur. Pasien yang berasal dari Desa Sagu itu terpapar Klaster Gowa.
Baca lebih lajut »

Update Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengUpdate Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengTotal 266 kasus positif Covid-19 tercatat di Gresik hingga Kamis (11/6/2020). Rinciannya, 196 pasien dirawat, 27 meninggal, dan 43 pasien sembuh.
Baca lebih lajut »

Reaktif Covid-19 Hasil Rapid Test, 9 Warga Kampung Rawa Diisolasi di GOR Johar BaruReaktif Covid-19 Hasil Rapid Test, 9 Warga Kampung Rawa Diisolasi di GOR Johar BaruSembilan warga Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat, dinyatakan reaktif Covid-19 setelah mengikuti rapid test di Puskesmas...
Baca lebih lajut »

20 Ribu Warga Pontianak Jalani |em|Rapid Test|/em| Covid-19 |Republika Online20 Ribu Warga Pontianak Jalani |em|Rapid Test|/em| Covid-19 |Republika OnlineSekitar 570 orang reaktif dan langsung menjalani isolasi mandiri.
Baca lebih lajut »

Diduga Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, Puluhan Warga Desa Ini Tolak Jalani Rapid TestDiduga Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, Puluhan Warga Desa Ini Tolak Jalani Rapid TestSebanyak 21 warga Desa Sagu, Flores Timur, menolak menjalani rapid test Covid-19 meski masuk dalam riwayat kontak pasien 02 positif Covid-19.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 13:00:35