Pemerintah diminta untuk membentuk satgas khusus penyelamatan WNI yang terjebak jobscam.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Informasi mengenai 20 pekerja migran yang disekap, diperbudak, disiksa, dan dijual di Myawaddy, Myanmar baru-baru ini menjadi viral di jagat maya.
“Kenyataannya mereka ditipu, kemudian digiring ke Myanmar untuk dijadikan scammer,” tulis akun @bebaskankami, dikutip Jumat .Dalam sebuah video yang diunggah oleh @bebaskankami, seorang wanita yang diketahui bernama Noviana Indah Susanti menyebut telah 6 bulan bekerja di perusahaan tersebut. Dia bersama 19 orang lainnya dipekerjakan sebagai scammer online atau penipu online.Tak sampai di situ, mereka juga kerap kali disiksa sehingga mereka berharap adanya pertolongan dari pemerintah Indonesia.
Dalam petisi yang dibuat oleh Freya Liberta melalui change.org, para WNI itu dipaksa bekerja selama selama 17-19 jam per hari, dihukum dengan hukuman fisik berupa lari 20-30 keliling, squat 300 kali, push up 200 kali, dan masih banyak lagi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Panglima Akui Ada Potensi Ancaman Saat Evakuasi WNI di Sudan |Republika OnlineDari 897 WNI yang dievakuasi pemerintah ke Indonesia, 385 WNI telah tiba di Indonesia
Baca lebih lajut »
Polisi Tingkatkan Antisipasi Penyelundupan Pekerja Migran di BatamPolda Kepulauan Riau memberikan imbauan bahaya pemberangkatan ilegal pekerja migran di Batam. Sejumlah tokoh masyarakat berharap dalang sindikat perdagangan orang dapat segera diringkus. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Kepala BP2MI Dorong Pembebasan Bea Barang Milik Pekerja Migran Indonesia |Republika OnlineBenny menilai pembongkaran barang milik pekerja migran tindakan diskriminatif.
Baca lebih lajut »
BP2MI: PMI yang disekap di Myanmar ilegal dan korban scamming onlineBP2MI memastikan bahwa PMI yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dan disekap di perbatasan Thailand dan Myanmar adalah ilegal dan merupakan korban scamming online.
Baca lebih lajut »
20 WNI Jadi Korban Perdagangan Orang di Myanmar, 4 Orang Akan DijualKeluarga meminta pemerintah untuk segera bertindak karena takut empat WNI di Myanmar akan dijual.
Baca lebih lajut »
Sudan Makin Mencekam, Puluhan WNI Menolak Dievakuasi Pemerintah RIPertempuran yang terjadi di Sudan sejak 15 April lalu telah merenggut sedikitnya 459 nyawa manusia. Meski begitu, sejumlah WNI menolak dievakuasi
Baca lebih lajut »