20 Hari Mengungsi di Hutan, Korban Gempa Hanya Dapat 5 Bungkus Mi Instan

Indonesia Berita Berita

20 Hari Mengungsi di Hutan, Korban Gempa Hanya Dapat 5 Bungkus Mi Instan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 68%

Warga memilih mengungsi di lokasi itu, selain karena merasa trauma dengan gempa susulan yang terjadi, juga karena rumahnya rusak parah akibat gempa.

Meski sudah mengungsi sejak 20 hari yang lalu atau sejak gempa bermagnitudo 6,8 mengguncang wilayah tersebut, namun bantuan untuk para pengungsi ke perbukitan tersebut belum juga disalurkan.di perbukitan hutan tersebut, tampak ada ribuan pengungsi mulai dari anak-anak, bayi hingga lansia bertahan hidup di tenda-tenda darurat yang tersebar di lokasi tersebut.

Di lokasi pengungsian itu, tidak ada satu pun fasilitas mandi cuci dan kakus yang disediakan, begitupun air bersih untuk keperluan para pengungsi. Untuk kebutuhan air bersih, warga harus rela berjalan kaki ke bawah perbukitan yang jaraknya sekitar 2 km dari lokasi pengungsian. “Air kita ambil di bawah, kalau mau buang hajat itu yang susah karena tidak ada itu disini semua turun ke bawah atau ke hutan,” salah satu pengungsi, Eddy Wattimena kepadaAdapun untuk bantuan pengungsi, Eddy mengaku, sejak 20 hari mengungsi di lokasi itu sampai saat ini mereka hanya mendapat bantuan berupa mi instan 5 bungkus untuk setiap kepala keluarga dan air mineral enam botol.“Kita mengungsi di sini sudah sejak tanggal 26 tapi sampai saat ini tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Satire 'Hari Santri' Identik Dengan 'Hari Taliban'?Satire 'Hari Santri' Identik Dengan 'Hari Taliban'?Satire 'Hari Santri' Sama Dengan 'Hari Taliban'?
Baca lebih lajut »

Bogor Darurat Narkoba, Polisi Ungkap 17 Kasus dan Amankan 20 Pengedar Selama September 2019Bogor Darurat Narkoba, Polisi Ungkap 17 Kasus dan Amankan 20 Pengedar Selama September 2019Dari pengungkapan kasus ini membuktikan bahwa Kota Bogor masih menjadi sasaran para pengedar narkoba untuk menjalankan bisnis haramnya.
Baca lebih lajut »

Pembinaan dan Kompetisi Internal Jadi Kunci Tim U-20 Persebaya JuaraPembinaan dan Kompetisi Internal Jadi Kunci Tim U-20 Persebaya JuaraTim U-20 Persebaya Surabaya baru saja meraih trofi Elite Pro Academy U-20 2019 setelah menumbangkan Barito Putera FC di partai final.
Baca lebih lajut »

Polda Metro Larang Demo hingga Pelantikan Presiden-Wapres 20 OktoberPolda Metro Larang Demo hingga Pelantikan Presiden-Wapres 20 OktoberKepolisian melarang aksi unjuk rasa mulai Selasa besok hingga hari pelantikan Presiden dan Wapres pada 20 Oktober 2019.
Baca lebih lajut »

Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,20 persenIndeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,20 persenSaham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (14/10/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 0,20 persen atau 25,09 ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 05:17:30